Bosch Rexroth Perkenalkan Variable Speed Drive dan ctrlX Automation untuk Efisiensi Pengelolaan Air
KOMPASSINDO.COM, Jakarta – Bosch Rexroth memperkenalkan solusi teknologi penggerak motor dan otomasi untuk mendukung efisiensi energi serta digitalisasi sektor pengelolaan air melalui keikutsertaannya dalam pameran WaterIndonesia 2026.
Country Strategy Marketing Manager PT Bosch Rexroth, Maslianto Subekti Adnan, mengatakan kehadiran Bosch Rexroth di WaterIndonesia 2026 menjadi bagian dari upaya perusahaan memperkenalkan solusi teknologi yang dapat menjawab kebutuhan industri water treatment dan pengelolaan air.
“Untuk Bosch Rexroth sendiri, ini bisa dianggap sebagai segmen atau sektor baru yang kami cover. Kami membawa solusi yang berkaitan dengan motor dan pompa, termasuk bagaimana pengoperasiannya dapat dikendalikan secara lebih baik dan memberikan benefit bagi customer,” ujar Maslianto dalam wawancara dengan awak media di booth Bosch Rexroth pada hari pertama WaterIndonesia 2026 di New Hall, JIExpo Kemayoran, Jakarta, Rabu (9/9/2026).
Menurut Maslianto, salah satu solusi yang ditampilkan adalah Variable Speed Drive atau inverter. Teknologi ini dapat digunakan untuk mengatur pengoperasian motor dan pompa sesuai kebutuhan aplikasi.
“Dengan menggunakan inverter, kita bisa mengatur motor dan pompa secara lebih terkendali. Aplikasinya bisa masuk ke water treatment dan berbagai kebutuhan yang berhubungan dengan motor maupun pompa,” jelasnya.
Selain Variable Speed Drive, Bosch Rexroth juga memperkenalkan solusi smart water management berbasis Internet of Things (IoT) melalui platform ctrlX AUTOMATION.
Teknologi tersebut memungkinkan proses monitoring dan pengumpulan data dari berbagai perangkat secara lebih terintegrasi. Menurut Maslianto, solusi ini menjadi salah satu teknologi yang menarik untuk diterapkan pada sektor pengelolaan air.
“Yang kami bawa juga adalah smart water management. Solusinya berbasis Internet of Things. Dengan ctrlX AUTOMATION, kita bisa melakukan monitoring dan mendapatkan informasi dari infrastruktur yang ada dalam sistem water treatment,” katanya.
Alternatif Otomasi yang Lebih Fleksibel
Maslianto menjelaskan, salah satu keunggulan pendekatan ctrlX AUTOMATION adalah fleksibilitas dalam membangun sistem otomasi.
Ia membandingkannya dengan sistem otomasi konvensional yang membutuhkan investasi cukup besar ketika seluruh sistem harus dibangun sekaligus.
“Kalau saat ini kita mau menerapkan sistem otomasi dalam satu sistem yang besar, biasanya menggunakan SCADA dan investasinya cukup besar. Dengan sistem ctrlX ini, kita bisa mulai dari bagian-bagian kecil kemudian dikembangkan dan digabungkan menjadi sistem yang lebih besar,” ungkapnya.
Pendekatan tersebut dinilai memberikan pilihan bagi pengguna yang ingin membangun sistem otomasi secara bertahap sesuai kebutuhan dan kemampuan investasi.
Mulai Diterapkan di Sejumlah PDAM
Maslianto mengungkapkan bahwa solusi Bosch Rexroth untuk sektor air bukan hanya sebatas teknologi yang diperkenalkan dalam pameran. Perusahaan telah terlibat dalam sejumlah proyek bersama mitra, termasuk dengan beberapa PDAM.
“Kami sudah masuk ke beberapa PDAM. Ada beberapa project yang kami kerjakan bersama partner kami, PT Multi Pratama Motor, sebagai co-factor kami,” ujarnya.
Menurutnya, kerja sama dengan partner menjadi bagian penting dalam memberikan dukungan kepada customer, mulai dari penjelasan mengenai keunggulan teknologi hingga implementasi produk di lapangan.
Bosch Rexroth juga menekankan bahwa perusahaan tidak hanya menawarkan produk, tetapi turut memberikan dukungan layanan kepada pelanggan.
“Kami bukan menjual produk saja, tetapi juga memberikan support. Kami memiliki fasilitas dan tim yang bisa men-support pasar secara langsung, serta jaringan partner yang menjadi salah satu kekuatan kami,” tutur Maslianto.
Dua Solusi Utama di WaterIndonesia 2026
Dalam keikutsertaannya di WaterIndonesia 2026, Bosch Rexroth secara khusus menampilkan dua kategori solusi utama, yakni Variable Speed Drive atau inverter dan smart controller melalui ctrlX AUTOMATION.
Kedua teknologi tersebut dapat digunakan secara terintegrasi untuk mendukung aplikasi motor dan pompa, termasuk dalam sistem pengelolaan air.
Bosch Rexroth juga memperkenalkan konsep pemanfaatan tenaga surya untuk pengoperasian pompa. Konsep tersebut memungkinkan pompa dioperasikan menggunakan energi matahari, khususnya pada lokasi yang memiliki keterbatasan akses listrik jaringan atau membutuhkan strategi efisiensi energi.
Maslianto menjelaskan, penggunaan energi surya juga dapat menjadi alternatif untuk mengurangi ketergantungan terhadap listrik jaringan pada waktu tertentu.
“Misalnya dari pagi sampai siang atau sore menggunakan tenaga matahari. Kemudian pada malam hari baru menggunakan listrik dari grid. Ini bisa menjadi bagian dari upaya penghematan energi,” jelasnya.
Dorong Digitalisasi dan Efisiensi Sektor Air
Maslianto berharap kehadiran Bosch Rexroth di WaterIndonesia 2026 dapat membuat teknologi perusahaan semakin dikenal oleh pelaku industri pengelolaan air di Indonesia.
“Harapan kami dari WaterIndonesia ini, teknologi kami bisa lebih familiar. Yang kedua tentunya kami ingin berkontribusi terhadap teknologi yang ada di sektor air ini,” katanya.
Ia menegaskan bahwa Bosch Rexroth melihat perkembangan sektor pengelolaan air sebagai peluang untuk membangun kerja sama bisnis sekaligus memberikan solusi teknologi yang dibutuhkan industri.
“Kami ingin membangun bisnis bersama customer. Prinsipnya win-win. Kalau kami bergerak, kami berharap customer juga bisa memenangkan bisnis bersama kami,” ujar Maslianto.
WaterIndonesia 2026 berlangsung pada 9–11 September 2026 di New Hall, JIExpo Kemayoran, Jakarta. Pameran tersebut menjadi ajang pertemuan pelaku industri air dengan penyedia teknologi, sistem otomasi, peralatan dan solusi pendukung pengelolaan air.
Melalui solusi Variable Speed Drive, ctrlX AUTOMATION, smart water management hingga pemanfaatan energi surya untuk aplikasi pompa, Bosch Rexroth menunjukkan arah pengembangan teknologi yang menggabungkan efisiensi energi, otomasi, konektivitas dan digitalisasi untuk mendukung kebutuhan sektor air di Indonesia.
