Angkat Motif Siger dan Wastra Lampung, Bhayangkari Unjuk Gigi di Bazar Kreasi Nusantara 2026
KOMPASSINDO.COM, JAKARTA, 21 Juli 2026 — Pengurus Daerah (PD) Bhayangkari Lampung turut memeriahkan ajang pameran nasional bertajuk Bazar Kreasi Nusantara 2026 yang mengusung tagline “Kreasi Lokal, Rasa Nusantara, Bangga Indonesia” di Jakarta Convention Center (JCC), Selasa (21/7/2026). On parade tahun ini, Bhayangkari Lampung secara khusus membawa keagungan warisan budaya lokal dengan mengangkat tema utama Siger (mahkota adat khas Lampung).
Ketua Seksi Ekonomi Pengurus Daerah Bhayangkari Lampung, Ny. Andrea Boby, menjelaskan bahwa keikutsertaan Bhayangkari Lampung pada Bazar Kreasi Nusantara 2026 ini melibatkan sekitar 20 UMKM binaan yang tersebar dari berbagai kabupaten dan kota di Provinsi Lampung.
”Tahun ini kami mengambil tema Siger untuk UMKM Pengurus Daerah Lampung.
Kami membawa Kain Tapis bertema Siger, tas Celugam khas Pesisir Barat, sulam usus, hingga busana outer dan jaket yang menjadi produk paling diminati oleh pengunjung,” ujar Ny. Andrea Boby saat ditemui di stan pameran JCC.
Kain Tapis Eksklusif dan Inovasi Benang Wol
Salah satu daya tarik utama stan Lampung adalah keindahan Kain Tapis yang dibuat secara manual menggunakan alat tenun tradisional (anun). Proses pembuatannya membutuhkan ketelitian ekstra serta waktu yang cukup panjang, mulai dari 3 bulan untuk motif renggang hingga lebih dari satu tahun untuk motif yang padat.
Nilai keaslian dan kerumitan pengerjaan manual ini membuat Kain Tapis kualitas tertinggi dibanderol hingga Rp25 juta per lembar, di mana Tapis kualitas premium ditandai dengan penggunaan benang berwarna emas cokelat yang khas.
Selain kerajinan klasik, Bhayangkari Lampung juga memperkenalkan inovasi produk terbaru 2026, yaitu variasi Tapis yang memadukan corak modern menggunakan material benang wol, memberikan alternatif gaya yang trendi tanpa meninggalkan ciri khas kebudayaan.
Geliat Kuliner Unggulan
Tidak hanya bidang kerajinan/wastra, geliat ekonomi UMKM Lampung juga ditunjukkan melalui stan kuliner yang menyajikan aneka oleh-oleh khas daerah. Beberapa produk makanan unggulan yang ramai diserbu pengunjung antara lain keripik pisang khas Lampung, klanting, keripik buah, serta kopi Lampung.
Dorong Tapis Jadi Gaya Hidup Lintas Generasi
Ny. Andrea Boby berharap ajang pameran skala nasional ini dapat mendorong masyarakat Indonesia, khususnya warga Lampung, untuk semakin bangga dan percaya diri mengenakan Tapis dalam berbagai kesempatan.
”Harapan saya sebagai perwakilan Bhayangkari Lampung, semoga masyarakat lebih sering dan senang menggunakan Tapis—baik untuk acara resmi, kegiatan santai, maupun momen keluarga.
Tapis kini memiliki beragam variasi model yang fleksibel dan sangat cocok dikenakan oleh semua kalangan usia, mulai dari remaja hingga dewasa,” pungkasnya.
