September 12, 2026

Wisuda ke-37 Universitas Darma Persada Kukuhkan 299 Wisudawan, Perkuat Komitmen Mencetak Generasi Berdaya Saing Global

0
IMG-20260718-WA0081

KOMPASSINDO.COM, Jakarta, 18 Juli 2026 – Universitas Darma Persada (Unsada) kembali meneguhkan perannya sebagai institusi pendidikan tinggi yang konsisten melahirkan sumber daya manusia berkualitas melalui penyelenggaraan Wisuda ke-37 Program Pascasarjana, Sarjana, dan Diploma Semester Ganjil Tahun Akademik 2025/2026 di Grha Wira Bakti, Jakarta, Sabtu (18/7/2026). Sebanyak 299 mahasiswa resmi dikukuhkan setelah dinyatakan memenuhi seluruh persyaratan akademik dan administrasi, dalam prosesi yang mengangkat tema “Mewujudkan Generasi Unggul di Era Society 5.0”.

Sidang Terbuka Senat Universitas berlangsung dengan penuh khidmat dan dihadiri jajaran Senat Universitas, Pengurus Yayasan Melati Sakura, Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah III, pimpinan universitas, dekan, dosen, tenaga kependidikan, orang tua wisudawan, alumni, serta para tamu undangan.

Rangkaian acara diawali dengan prosesi masuknya Senat Universitas yang diiringi Paduan Suara Mahasiswa (PSM) Taradhika. Selanjutnya seluruh peserta menyanyikan Lagu Indonesia Raya dan Hymne Universitas Darma Persada, kemudian mengheningkan cipta sebagai penghormatan kepada para pahlawan bangsa dan sivitas akademika yang telah memberikan kontribusi bagi kemajuan universitas.

Suasana haru mewarnai pembukaan sidang ketika seluruh hadirin diajak mengenang almarhum Dr. H.C. Rahmat Gobel, Ketua Umum Pengurus Yayasan Melati Sakura, yang wafat pada 10 Juli 2026. Doa bersama dipanjatkan sebagai penghormatan atas jasa, dedikasi, dan kepemimpinan beliau yang dinilai telah memberikan kontribusi besar dalam membangun Universitas Darma Persada sebagai perguruan tinggi yang menjembatani persahabatan Indonesia dan Jepang.

Rektor Universitas Darma Persada, Dr. Agus Salim Dasuki, M.Eng., dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur sekaligus ucapan selamat kepada seluruh wisudawan dan wisudawati yang berhasil menyelesaikan studi. Ia menegaskan bahwa keberhasilan tersebut merupakan hasil dari perjuangan panjang yang didukung doa, kerja keras, ketekunan, serta pengorbanan orang tua dan keluarga.

Menurut Rektor, tema wisuda tahun ini mencerminkan arah pengembangan Universitas Darma Persada dalam mempersiapkan lulusan yang mampu menjawab tantangan zaman. Perkembangan Artificial Intelligence (AI), Big Data, Internet of Things (IoT), robotika, dan transformasi digital telah mengubah hampir seluruh aspek kehidupan. Namun, kemajuan teknologi harus tetap berjalan berdampingan dengan nilai-nilai kemanusiaan.

Ia menekankan bahwa perguruan tinggi tidak hanya bertugas menghasilkan lulusan yang unggul secara akademik, tetapi juga membentuk pribadi yang memiliki integritas, kepedulian sosial, kemampuan berpikir kritis, kreatif, komunikatif, adaptif, dan mampu berkolaborasi di lingkungan global.

Rektor juga mengingatkan bahwa wisuda bukanlah garis akhir, melainkan awal dari perjalanan pengabdian kepada masyarakat. Gelar akademik yang diperoleh harus diwujudkan melalui karya nyata, profesionalisme, inovasi, dan tanggung jawab moral.

Ia menambahkan, Universitas Darma Persada akan terus memperkuat kualitas pendidikan melalui peningkatan riset, inovasi, internasionalisasi, kerja sama dengan industri, serta pengembangan kompetensi digital agar para lulusan mampu berkontribusi dalam mewujudkan Indonesia Emas 2045.

Ketua Yayasan Melati Sakura, Ir. Ismadji Hadisumarto, dalam sambutannya turut menyampaikan belasungkawa atas wafatnya almarhum Dr. H.C. Rahmat Gobel sekaligus mengajak seluruh sivitas akademika melanjutkan semangat pengabdian yang telah diwariskan beliau bagi kemajuan dunia pendidikan.

Ia menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh wisudawan dan keluarga yang telah mendampingi perjalanan pendidikan hingga hari kelulusan. Menurutnya, keberhasilan tersebut juga merupakan buah dari dedikasi para dosen, pimpinan universitas, serta seluruh tenaga kependidikan yang terus membimbing mahasiswa selama menempuh pendidikan.

Ismadji mengingatkan bahwa nilai seseorang tidak hanya ditentukan oleh gelar akademik yang dimiliki, melainkan oleh kontribusi yang diberikan kepada masyarakat setelah memasuki dunia kerja. Ia mengajak para lulusan untuk menjaga integritas, kejujuran, dan nama baik almamater di mana pun berkarya.

Dalam pesannya, ia juga menyoroti semakin ketatnya persaingan dunia kerja yang menuntut lulusan memiliki semangat pantang menyerah, disiplin, dan etos kerja tinggi sebagaimana budaya kerja masyarakat Jepang yang menjadi salah satu karakter Universitas Darma Persada. Di akhir sambutannya, ia berpesan agar para lulusan senantiasa menghormati dan berbakti kepada orang tua yang telah berjuang mengantarkan mereka hingga berhasil meraih gelar akademik.

Apresiasi juga disampaikan Kepala LLDIKTI Wilayah III, Dr. Henri Togar Hasiholan Tambunan, S.E., M.A., yang menilai penyelenggaraan Wisuda ke-37 menjadi bukti konsistensi Universitas Darma Persada dalam menjaga mutu pendidikan tinggi di tengah perubahan yang sangat cepat.

Ia menegaskan bahwa perguruan tinggi saat ini harus mampu menghasilkan lulusan yang tidak hanya menguasai teknologi, tetapi juga memiliki kecerdasan sosial, emosional, dan etika. Mengutip pemikiran Tan Malaka, Henri menyebut tujuan pendidikan adalah mempertajam kecerdasan, memperkukuh kemauan, dan memperhalus perasaan.

Kepada para lulusan, Henri menyampaikan tiga pesan penting. Pertama, menjadi inovator yang inklusif dengan menghadirkan solusi berbasis teknologi yang tetap mengedepankan nilai kemanusiaan. Kedua, memastikan ilmu pengetahuan dan hasil penelitian memberikan dampak nyata bagi masyarakat, dunia usaha, dan pembangunan nasional. Ketiga, menjadikan integritas, etika, empati, dan tanggung jawab moral sebagai fondasi utama dalam setiap langkah profesional di tengah pesatnya perkembangan teknologi digital dan kecerdasan buatan.

Ia juga berharap Universitas Darma Persada terus memperkuat kualitas lulusannya sehingga memiliki karakter disiplin, profesional, dan beretika yang menjadi pembeda di dunia kerja. Menutup sambutannya, Henri mengajak seluruh lulusan menjadikan integritas sebagai jangkar dan inovasi sebagai kompas dalam membangun masa depan.

Berdasarkan hasil yudisium, sebanyak 299 mahasiswa resmi diwisuda dengan rincian lima lulusan Sekolah Pascasarjana, 89 lulusan Fakultas Bahasa dan Budaya, 81 lulusan Fakultas Teknik, 27 lulusan Fakultas Teknologi Kelautan, serta 97 lulusan Fakultas Ekonomi.

Prosesi pelantikan dilaksanakan secara bertahap. Diawali dengan pelantikan lulusan Sekolah Pascasarjana dan Fakultas Bahasa dan Budaya oleh Rektor Universitas Darma Persada bersama Direktur Sekolah Pascasarjana dan Dekan Fakultas Bahasa dan Budaya, kemudian dilanjutkan pelantikan lulusan Fakultas Teknik, Fakultas Teknologi Kelautan, dan Fakultas Ekonomi.

Sebagai bentuk penghargaan atas prestasi akademik, Universitas Darma Persada memberikan apresiasi kepada para wisudawan yang berhasil meraih predikat cumlaude. Penghargaan tersebut menjadi simbol keberhasilan atas dedikasi dan kerja keras selama menjalani pendidikan.

Rangkaian acara semakin semarak dengan penampilan PSM Taradhika, persembahan dari perwakilan wisudawan, sambutan mahasiswa asing yang mencerminkan semangat internasionalisasi kampus, pembacaan Janji Wisudawan sebagai komitmen moral dalam mengamalkan ilmu pengetahuan secara profesional, serta penyerahan simbolis para lulusan kepada Ikatan Alumni Universitas Darma Persada.

Sidang Terbuka Senat Universitas kemudian ditutup secara resmi oleh Ketua Senat, dilanjutkan prosesi keluarnya Senat Universitas dari ruang sidang. Acara diakhiri dengan hiburan dari Club Asobu dan pembagian doorprize yang menambah suasana penuh kebersamaan.

Melalui Wisuda ke-37 ini, Universitas Darma Persada kembali menegaskan komitmennya untuk terus melahirkan lulusan yang unggul, adaptif, inovatif, dan berintegritas. Dengan bekal ilmu pengetahuan, karakter, serta kemampuan menghadapi perubahan global, para alumni diharapkan mampu menjadi motor penggerak pembangunan bangsa dan berkontribusi nyata dalam mewujudkan masyarakat Indonesia yang maju, berdaya saing, dan berkelanjutan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *