Henkel Tampil Perdana di IndoBuildTech Expo 2026, Perkenalkan Solusi Adhesive Technologies Premium Berteknologi Jerman

KOMPASSINDO.COM, Tangerang – PT Henkel Indonesien melalui bisnis Henkel Adhesive Technologies untuk pertama kalinya berpartisipasi dalam IndoBuildTech Expo 2026 (IBT 2026), pameran terbesar di Indonesia untuk sektor bangunan, arsitektur, dan interior yang berlangsung di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD City, Tangerang, pada 8–12 Juli 2026.

Ajang yang diselenggarakan oleh Debindo Exhibition tersebut menjadi momentum penting bagi perusahaan asal Jerman ini untuk memperkenalkan berbagai solusi perekat dan material konstruksi premium kepada pasar Indonesia. Mengusung konsep “The Biggest Building, Architecture & Interior Expo in Indonesia”, IndoBuildTech Expo 2026 menghadirkan ratusan perusahaan dari dalam dan luar negeri yang menampilkan inovasi terbaru di bidang material bangunan, teknologi konstruksi, dan interior.

Furniture & Building Components Country Manager ID & PH PT Henkel Indonesien, Tommy H. Wijaya, mengatakan keikutsertaan pada IndoBuildTech Expo 2026 merupakan langkah awal perusahaan untuk membangun brand awareness sekaligus memperluas penetrasi pasar di sektor konstruksi nasional.

“Ini merupakan kehadiran perdana Henkel di IndoBuildTech Expo. Kami melihat pameran ini sebagai platform yang sangat tepat untuk memperkenalkan teknologi dan solusi konstruksi premium yang kami miliki kepada para pelaku industri maupun masyarakat Indonesia,” ujar Tommy H. Wijaya saat ditemui awak media pada hari terakhir penyelenggaraan IBT 2026 di ICE BSD City, Minggu (12/7).

Menurut Tommy, Henkel merupakan perusahaan global asal Jerman yang telah dikenal luas sebagai penyedia solusi adhesive technologies di berbagai sektor industri, termasuk konstruksi. Di Indonesia, perusahaan mulai memfokuskan pengembangan bisnis pada produk-produk konstruksi yang memiliki kebutuhan tinggi di pasar.

“Kami bergerak di bidang adhesive technologies. Untuk sektor konstruksi, kami menghadirkan berbagai solusi seperti waterproofing, sealing, bonding, roofing, tiling, hingga lem PVC. Produk-produk ini kami pilih secara selektif sesuai kebutuhan pasar Indonesia,” jelasnya.

Ia menjelaskan bahwa tidak seluruh lini produk global Henkel dipasarkan di Indonesia. Perusahaan memilih menghadirkan produk-produk yang dinilai paling relevan dengan perkembangan industri konstruksi nasional, sekaligus memiliki keunggulan teknologi dibandingkan produk sejenis di pasaran.

“Keunggulan utama kami adalah teknologi yang berasal dari Jerman dengan standar kualitas internasasional. Kami ingin menghadirkan solusi premium yang mampu memberikan performa tinggi, daya tahan lebih baik, serta memenuhi kebutuhan proyek-proyek konstruksi modern di Indonesia,” katanya.

Selain waterproofing dan sealing, Henkel juga menawarkan berbagai solusi untuk roofing, bonding, tiling, serta produk DIY & Repair yang dapat digunakan baik untuk kebutuhan profesional maupun konsumen.

Melalui kehadiran di IndoBuildTech Expo, Henkel ingin memperkenalkan bahwa teknologi perekat dan perlindungan bangunan tidak hanya berfungsi sebagai material pendukung, tetapi juga menjadi faktor penting dalam meningkatkan kualitas, keamanan, dan umur bangunan.

Tommy mengungkapkan bahwa respons pengunjung selama lima hari pelaksanaan pameran sangat positif. Antusiasme tersebut terlihat dari tingginya jumlah pengunjung yang datang ke booth Henkel untuk mencari informasi mengenai teknologi dan solusi yang ditawarkan perusahaan.

“Respons pengunjung sangat bagus sejak hari pertama hingga hari terakhir. Banyak pelaku industri, kontraktor, maupun konsumen yang tertarik mengenal produk kami lebih jauh. Hal ini menjadi sinyal positif bahwa pasar Indonesia semakin terbuka terhadap solusi konstruksi berkualitas tinggi,” ujarnya.

Menurutnya, perkembangan industri konstruksi Indonesia yang terus bertumbuh memberikan peluang besar bagi perusahaan global seperti Henkel untuk ikut berkontribusi dalam pembangunan nasional.

“Kami melihat Indonesia memiliki potensi yang sangat besar. Pembangunan infrastruktur maupun properti masih terus berkembang. Karena itu kami ingin ikut berpartisipasi mendukung pembangunan melalui teknologi yang kami miliki,” katanya.

Tommy juga berharap Henkel dapat mengambil bagian dalam berbagai proyek strategis Indonesia yang saat ini maupun yang akan terus dikembangkan.

“Kami berharap ke depan dapat ikut berpartisipasi dalam berbagai proyek pembangunan infrastruktur, program Koperasi Merah Putih, Sekolah Rakyat, maupun proyek-proyek strategis lainnya. Kami ingin memberikan kontribusi nyata melalui solusi konstruksi yang berkualitas bagi pembangunan Indonesia,” ungkapnya.

IndoBuildTech Expo 2026 menjadi kesempatan pertama bagi perusahaan untuk memperkenalkan merek dan teknologi konstruksi premium kepada pasar Indonesia, khususnya di segmen building technology.

Menurutnya, sebagai perusahaan asal Jerman, Henkel membawa diferensiasi melalui inovasi dan standar teknologi tinggi yang telah diterapkan secara global. Produk-produk yang ditawarkan dirancang untuk memenuhi kebutuhan proyek konstruksi dengan kualitas premium dan performa yang andal.

“Kami berharap melalui partisipasi di IndoBuildTech Expo 2026 ini masyarakat Indonesia semakin mengenal Henkel sebagai perusahaan global dengan teknologi Jerman yang menghadirkan produk-produk premium untuk industri konstruksi. Pameran ini juga menjadi kesempatan bagi kami untuk memahami kebutuhan pasar Indonesia dan memperluas kerja sama dengan distributor, kontraktor, maupun pengembang,” ujarnya.

Keikutsertaan perdana Henkel di IndoBuildTech Expo 2026 menjadi langkah strategis perusahaan dalam memperkuat eksistensinya di Indonesia. Dengan mengandalkan inovasi, teknologi Jerman, dan portofolio produk yang mencakup roofing, bonding, sealing, waterproofing, tiling, serta DIY & Repair, Henkel optimistis mampu menjadi mitra terpercaya bagi pembangunan sektor konstruksi nasional sekaligus mendukung terciptanya bangunan yang lebih kuat, aman, dan berkelanjutan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *