KOMPASSINDO.COM, Tangerang – PT Danapaint Indonesia memanfaatkan momentum IndoBuildTech Expo 2026 (IBT 2026) untuk mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya kualitas dinding sebagai fondasi utama dalam menciptakan hunian yang sehat, nyaman, dan tahan lama. Melalui kolaborasi bersama Himpunan Desainer Interior Indonesia (HDII) Banten dalam Archi-Lab Session bertajuk “Brand Exposure: Wujudkan Hunian Hangat Impian Keluarga”, Danapaint mengajak masyarakat memahami bahwa keindahan sebuah rumah tidak hanya ditentukan oleh pilihan warna cat, tetapi juga oleh kondisi dinding yang terlindungi dengan baik.
Kegiatan tersebut berlangsung pada hari terakhir IndoBuildTech Expo 2026 di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD City, Tangerang, Minggu (12/7/2026). Pameran yang diselenggarakan Debindo Exhibition pada 8–12 Juli 2026 ini merupakan ajang terbesar di Indonesia untuk sektor bangunan, arsitektur, interior, dan material konstruksi yang mempertemukan ratusan perusahaan dari dalam maupun luar negeri.

Usai menjadi pembicara dalam Archi-Lab Session yang merupakan hasil kolaborasi Danapaint dengan HDII Banten, Manager Customer Support PT Danapaint Indonesia, Edi Tjahya Basuki, menjelaskan bahwa konsep “Wujudkan Hunian Hangat Impian Keluarga” tidak hanya berbicara mengenai estetika interior maupun pemilihan warna cat, tetapi juga mengenai perlindungan dinding sebagai elemen paling mendasar dalam sebuah bangunan.
Menurut Edi, banyak masyarakat yang selama ini hanya fokus memilih warna cat tanpa memperhatikan kondisi dinding sebelum proses pengecatan dilakukan. Padahal, kualitas persiapan dinding menjadi faktor utama yang menentukan daya tahan cat sekaligus kenyamanan penghuni rumah.
“Rumah yang hangat dan nyaman harus dimulai dari kondisi dinding yang baik. Kalau persiapan dinding tidak benar, maka hasil akhirnya juga tidak akan maksimal. Cat bisa cepat rusak, warna berubah, muncul retak, bahkan yang paling berbahaya adalah munculnya jamur dan lumut,” ujar Edi.
Ia menjelaskan bahwa kelembapan dinding menjadi penyebab utama berbagai kerusakan bangunan. Selain mengurangi nilai estetika rumah, kelembapan juga dapat memicu tumbuhnya jamur yang berdampak terhadap kesehatan penghuni.
Edi mengingatkan bahwa beberapa jenis jamur, termasuk black mold, dapat menimbulkan gangguan kesehatan apabila dibiarkan berkembang di dalam rumah, terutama bagi anak-anak dan kelompok rentan lainnya.
Karena itu, Danapaint menghadirkan sistem perlindungan dinding melalui produk-produk primer dan pelapis yang dirancang untuk mengontrol kelembapan sebelum proses pengecatan dilakukan.
“Yang pertama harus dijaga adalah kelembapan dindingnya. Setelah itu baru dilakukan pengecatan menggunakan produk yang sudah memiliki perlindungan anti jamur. Dengan begitu dinding menjadi lebih awet dan rumah tetap sehat,” jelasnya.
Selain memperkenalkan solusi perlindungan dinding, Danapaint juga menampilkan berbagai inovasi cat tekstur yang menjadi salah satu daya tarik selama penyelenggaraan IndoBuildTech Expo 2026. Menurut Edi, tren penggunaan cat tekstur saat ini terus meningkat karena mampu memberikan tampilan estetis sekaligus karakter yang berbeda pada sebuah bangunan.
“Banyak pengunjung yang datang penasaran dengan cat tekstur kami. Mereka ingin mengetahui hasil akhirnya, pilihan warna, cara aplikasi, hingga di mana produk tersebut bisa diperoleh,” katanya.
Berbagai produk Danapaint kini telah tersedia di ribuan toko bangunan di seluruh Indonesia, serta melalui jaringan ritel modern seperti Mitra10 dan Depo Bangunan, sehingga memudahkan masyarakat memperoleh produk berkualitas sesuai kebutuhan proyek maupun renovasi rumah.
Keikutsertaan Danapaint dalam IndoBuildTech Expo setiap tahun juga menjadi bagian dari strategi perusahaan untuk terus mengikuti perkembangan industri bahan bangunan. Menurut Edi, pameran ini menjadi sarana untuk melihat tren desain, perkembangan teknologi, serta inovasi yang dihadirkan para pelaku industri.
“Bagi kami, IndoBuildTech bukan hanya tempat memperkenalkan produk, tetapi juga menjadi ajang melihat perkembangan industri secara menyeluruh. Dari sini kami mengetahui kebutuhan pasar, melihat inovasi yang berkembang, dan menentukan langkah pengembangan produk ke depan,” ungkapnya.
Selain menghadirkan produk inovatif, Danapaint terus memperkuat edukasi kepada masyarakat melalui pelatihan bagi para aplikator dan tukang bangunan mengenai teknik pengecatan yang benar agar hasil akhir lebih maksimal dan memiliki daya tahan tinggi.
Ke depan, perusahaan juga akan terus memperluas kolaborasi dengan berbagai organisasi profesi, termasuk HDII, Ikatan Arsitek Indonesia (IAI), serta komunitas desain lainnya untuk meningkatkan literasi masyarakat mengenai pentingnya sistem perlindungan dinding sejak tahap perencanaan bangunan.
Sesi Archi-Lab yang berlangsung interaktif mendapat sambutan antusias dari para pengunjung IndoBuildTech Expo 2026. Peserta aktif berdiskusi mengenai solusi mengatasi kelembapan dinding, pencegahan jamur, pemilihan sistem pengecatan yang tepat, hingga tren penggunaan cat tekstur pada hunian modern.
Melalui kolaborasi bersama HDII Banten di IndoBuildTech Expo 2026, PT Danapaint Indonesia berharap masyarakat semakin memahami bahwa rumah yang sehat, nyaman, dan hangat dimulai dari perlindungan dinding yang tepat. Dengan inovasi produk, edukasi berkelanjutan, serta sinergi bersama komunitas profesi, Danapaint berkomitmen menghadirkan solusi pengecatan yang tidak hanya memperindah bangunan, tetapi juga menjaga kualitas hunian bagi seluruh keluarga.






