AMODA Tampilkan Inovasi Konstruksi Modular di IndoBuildTech Expo 2026, Konstruksi Jadi 50 Persen Lebih Cepat dengan Teknologi Modern

KOMPASSINDO.COM, Tangerang – AMODA (PT Ada Untuk Dunia) kembali memperkenalkan inovasi konstruksi modular modern pada ajang IndoBuildTech Expo 2026 (IBT 2026), pameran terbesar di Indonesia untuk sektor bangunan, arsitektur, dan interior yang berlangsung di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD City, Tangerang, pada 8–12 Juli 2026.

Keikutsertaan AMODA dalam pameran yang diselenggarakan Debindo Exhibition tersebut menjadi momentum untuk memperkenalkan perkembangan terbaru teknologi konstruksi modular yang kini mampu diaplikasikan pada bangunan bertingkat, sekaligus menjawab kebutuhan pembangunan yang lebih cepat, efisien, dan berkualitas.

CEO dan Co-founder AMODA, Robin Yovianto, mengatakan AMODA lahir dari keprihatinan terhadap proses konstruksi konvensional yang selama ini dinilai kurang efisien karena sangat bergantung pada pekerjaan manual, kondisi cuaca, serta sering menghadapi ketidakpastian biaya dan waktu penyelesaian proyek.

“Kami melihat industri konstruksi masih menghadapi banyak tantangan. Mulai dari keterlambatan proyek, biaya yang sulit diprediksi hingga kualitas yang tidak selalu konsisten. Dari situlah AMODA hadir membawa solusi konstruksi modular yang lebih modern,” ujar Robin saat ditemui awak media pada hari terakhir IndoBuildTech Expo 2026, Minggu (12/7).

Ia menjelaskan, konsep konstruksi modular yang dikembangkan AMODA dilakukan dengan memproduksi sebagian besar komponen bangunan di fasilitas manufaktur perusahaan sebelum dikirim ke lokasi proyek.

Dengan metode tersebut, proses pembangunan di lapangan menjadi jauh lebih sederhana karena komponen tinggal dirakit layaknya permainan lego.

“Sebagian besar pekerjaan sudah kami selesaikan di pabrik. Ketika sampai di lokasi proyek, prosesnya tinggal perakitan sehingga lebih cepat, lebih rapi, serta mengurangi ketergantungan terhadap kondisi cuaca,” jelasnya.

Menurut Robin, pendekatan prefabrikasi tersebut mampu memangkas waktu pembangunan hingga sekitar 50 persen dibandingkan metode konstruksi konvensional, sekaligus memberikan efisiensi biaya yang dapat mencapai sekitar 20 persen pada berbagai jenis proyek.

Pada IndoBuildTech Expo 2026 kali ini, AMODA memperkenalkan peningkatan teknologi konstruksi modular yang mampu diaplikasikan untuk bangunan bertingkat. Sebagai bukti inovasi, AMODA memamerkan unit modular dua lantai asli yang diselesaikan hanya dalam waktu lima hari. Pengunjung dapat melihat secara langsung kualitas konstruksi, kekuatan struktur, serta kecepatan proses pembangunan yang menjadi keunggulan teknologi modular AMODA.

“Tahun lalu kami lebih banyak memperkenalkan solusi untuk bangunan satu lantai. Tahun ini kami membawa pengembangan terbaru sehingga sistem modular kami sudah dapat diterapkan untuk bangunan dua lantai, tiga lantai bahkan lebih sesuai kebutuhan proyek,” katanya.

Inovasi tersebut membuka peluang yang lebih luas untuk pembangunan berbagai fasilitas seperti rumah kos, mess karyawan, bangunan komersial, hingga berbagai proyek konstruksi lainnya.

Robin menegaskan bahwa keunggulan AMODA bukan hanya terletak pada kecepatan pembangunan, tetapi juga menghadirkan bangunan yang nyaman digunakan.

“Bangunan modular tidak hanya harus cepat selesai, tetapi juga harus nyaman ditempati. Karena itu kami selalu mengutamakan desain, kualitas material, serta kenyamanan pengguna dalam setiap proyek yang kami kerjakan,” ujarnya.

Selain mempercepat proses pembangunan, seluruh proyek juga dapat dipantau secara transparan oleh pelanggan sehingga memberikan kepastian terhadap progres pekerjaan.

Sebagai perusahaan berbasis teknologi, AMODA terus berinvestasi pada kegiatan riset dan pengembangan (Research and Development/R&D) guna menghadirkan inovasi konstruksi yang semakin relevan dengan kebutuhan pasar.

Robin mengatakan, perusahaan juga terus melakukan ekspansi pasar, tidak hanya di Indonesia tetapi juga mulai mengerjakan berbagai proyek di luar negeri, termasuk di kawasan Afrika seperti Madagaskar.

“Kami tidak ingin berhenti berinovasi. Pengembangan produk terus kami lakukan agar solusi konstruksi modular semakin luas penerapannya dan mampu menjawab kebutuhan pembangunan di berbagai negara,” katanya.

Selama penyelenggaraan IndoBuildTech Expo 2026, AMODA juga menghadirkan berbagai program promosi bagi pengunjung.

Perusahaan menawarkan cashback hingga 5% untuk proyek tertentu, layanan konsultasi gratis, hingga desain awal tanpa biaya yang biasanya memerlukan investasi cukup besar apabila dilakukan melalui konsultan desain.

“Melalui fasilitas ini kami ingin calon pelanggan lebih mudah memulai proyek tanpa harus khawatir terhadap biaya awal perencanaan,” jelas Robin.

Ia mengungkapkan antusiasme pengunjung pada penyelenggaraan IndoBuildTech Expo tahun ini juga meningkat dibandingkan tahun sebelumnya.

Menurutnya, mayoritas pengunjung yang datang ke booth AMODA telah memiliki kebutuhan proyek yang jelas sehingga diskusi yang dilakukan berlangsung lebih produktif.

“Pengunjung tahun ini datang dengan kebutuhan yang lebih spesifik. Mereka sudah mengetahui jenis proyek yang ingin dibangun sehingga pembicaraan menjadi jauh lebih efektif. Hal ini menunjukkan kesadaran masyarakat terhadap solusi konstruksi modular semakin tinggi,” ujarnya.

Robin juga memberikan apresiasi kepada Debindo Exhibition sebagai penyelenggara IndoBuildTech Expo yang dinilai berhasil menghadirkan pengunjung berkualitas serta mempertemukan pelaku industri dengan calon pelanggan yang tepat.

“Dari sisi penyelenggaraan sangat baik. Pengunjung yang hadir memang benar-benar berasal dari kalangan yang membutuhkan solusi konstruksi sehingga pameran ini menjadi sangat efektif sebagai ajang business matching,” katanya.

Pada IndoBuildTech Expo 2026, AMODA mengusung konsep “Finish Faster, Scale Smarter, Build Better” sebagai komitmen perusahaan menghadirkan solusi pembangunan yang lebih cepat, fleksibel, transparan, dan efisien untuk para pelaku usaha.

Teknologi modular AMODA menawarkan berbagai keunggulan, mulai dari jaminan penyelesaian proyek tepat waktu dengan skema cashback apabila terjadi keterlambatan, monitoring progres proyek secara real-time, desain yang fleksibel dan dapat disesuaikan dengan kebutuhan, kepastian anggaran tanpa biaya tersembunyi, hingga layanan desain gratis.

Untuk memenuhi kebutuhan berbagai segmen pasar, AMODA menghadirkan tiga lini solusi utama, yakni ErgaHuts sebagai bangunan modular modern dengan kenyamanan maksimal, ErgaBuilds untuk konstruksi komersial dan industri, serta ErgaPods yang dirancang sebagai bangunan modular multifungsi yang mengutamakan kecepatan.

Keunggulan teknologi AMODA telah dibuktikan melalui berbagai proyek yang berhasil diselesaikan dalam waktu singkat, antara lain gerai Dunkin Bandung selama 9 hari, Sales Cabin Sentul City selama 5 hari, Loopline Jakarta Barat selama 16 hari, Pizza Hut Delivery PIK 2 selama 5 hari, hingga pembangunan vila, resort, dan berbagai fasilitas komersial di Indonesia maupun luar negeri.

Kepercayaan terhadap AMODA juga datang dari berbagai perusahaan nasional dan multinasional seperti PT Freeport Indonesia, Astra, Taman Safari, Transjakarta, PLN, KAI, Lippo Group, Sinarmas, Marriott Bonvoy, SCBD Park, Alam Sutera, Paramount Land, TUKU, Ancol, Pizza Hut Delivery (PHD), Dunkin, Blibli, Sentul City, serta berbagai institusi dan perusahaan lainnya.

Bagi masyarakat maupun pelaku industri yang ingin mengetahui lebih lanjut mengenai solusi konstruksi modular, portofolio proyek, serta layanan yang ditawarkan, informasi lengkap dapat diakses melalui website resmi AMODA di www.amoda.id.

Melalui inovasi konstruksi modular yang terus berkembang, AMODA menegaskan komitmennya menjadi mitra terpercaya bagi sektor komersial, industri, hingga penginapan dalam menghadirkan pembangunan yang lebih cepat, lebih efisien, transparan, dan berkualitas untuk mendukung kemajuan industri konstruksi Indonesia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *