AKBP Grawas Sugiharto: Turnamen Mobile Legends Polda Metro Jaya Siapkan Bibit Atlet Esports Menuju Kompetisi Nasional

KOMPASSINDO.COM, Jakarta, 8 Juli 2026 – Polda Metro Jaya terus menunjukkan dukungannya terhadap perkembangan olahraga elektronik (esports) di Indonesia melalui penyelenggaraan Turnamen Mobile Legends yang melibatkan perwakilan dari seluruh wilayah hukum Polda Metro Jaya. Kompetisi ini digelar sebagai upaya menjaring talenta-talenta muda potensial sekaligus mendorong generasi muda memanfaatkan teknologi digital secara positif dan produktif.

Ketua Panitia Turnamen Esports Mobile Legends Polda Metro Jaya, AKBP Grawas Sugiharto, mengatakan ajang tersebut menjadi salah satu bentuk komitmen Polri dalam memberikan ruang bagi anak-anak muda untuk mengembangkan kemampuan di bidang esports yang kini telah berkembang menjadi industri olahraga modern dengan prospek yang sangat menjanjikan.

Menurutnya, seluruh peserta yang mengikuti kompetisi merupakan hasil seleksi dari 12 Polres di wilayah hukum Polda Metro Jaya. Tim-tim terbaik kemudian dipertandingkan untuk memperebutkan dua tiket menuju kejuaraan tingkat nasional.

“Turnamen ini kami selenggarakan untuk peserta berusia 16 hingga 22 tahun yang belum berstatus sebagai pemain profesional. Harapannya, dari kompetisi ini akan lahir atlet-atlet esports baru yang mampu mengharumkan nama Jakarta bahkan Indonesia di tingkat nasional maupun internasional,” ujar AKBP Grawas Sugiharto saat memberikan keterangan kepada awak media di Balai Pertemuan Metro Jaya, Jakarta, Rabu (8/7/2026).

Ia menjelaskan bahwa perkembangan esports dalam beberapa tahun terakhir mengalami pertumbuhan yang sangat pesat. Tidak lagi dipandang sekadar sebagai aktivitas hiburan, esports kini telah menjadi cabang olahraga yang dipertandingkan dalam berbagai kejuaraan bergengsi, baik di tingkat nasional maupun internasional.

Karena itu, menurut Grawas, generasi muda perlu diarahkan agar mampu memanfaatkan perkembangan teknologi digital secara bijak. Melalui kegiatan kompetitif seperti turnamen ini, para peserta tidak hanya mengasah kemampuan bermain gim, tetapi juga belajar membangun kerja sama tim, meningkatkan kemampuan berpikir strategis, menjaga disiplin, serta menjunjung tinggi nilai sportivitas.

“Polda Metro Jaya ingin memberikan wadah bagi anak-anak muda untuk menyalurkan hobinya ke arah yang positif. Kami berharap mereka dapat menjadikan esports sebagai sarana mengembangkan prestasi sekaligus membangun karakter yang baik,” katanya.

Lebih lanjut, Grawas menyampaikan bahwa para pemenang dari tingkat Polda Metro Jaya akan kembali bertanding pada babak lanjutan yang dijadwalkan berlangsung pada 24 Juli 2026. Dari kompetisi tersebut akan ditentukan wakil yang akan berlaga pada kejuaraan tingkat nasional.

Selain kesempatan melangkah ke tingkat nasional, panitia juga menyiapkan hadiah pembinaan sebagai bentuk apresiasi atas prestasi para peserta. Juara pertama akan menerima hadiah sebesar Rp15 juta, juara kedua Rp10 juta, juara ketiga Rp5 juta, sedangkan juara keempat memperoleh Rp2 juta.

Hadiah tersebut diharapkan menjadi motivasi bagi para peserta untuk terus meningkatkan kemampuan dan mengembangkan potensi yang dimiliki sehingga mampu bersaing secara sehat di dunia esports yang kini semakin kompetitif.

Turnamen Mobile Legends Polda Metro Jaya juga menjadi bukti bahwa institusi Polri tidak hanya berfokus pada aspek keamanan dan penegakan hukum, tetapi turut berperan dalam mendukung pembinaan generasi muda melalui kegiatan yang edukatif, kreatif, dan berorientasi pada prestasi.

Dengan semakin besarnya minat masyarakat terhadap esports, penyelenggaraan turnamen seperti ini diharapkan dapat menjadi sarana lahirnya atlet-atlet muda berbakat yang mampu bersaing di berbagai ajang bergengsi. Di sisi lain, kegiatan tersebut juga menjadi media edukasi agar generasi muda memanfaatkan teknologi digital secara bertanggung jawab, inovatif, dan memberikan manfaat bagi diri sendiri maupun masyarakat.

Melalui kompetisi ini, Polda Metro Jaya berharap semakin banyak anak muda yang mampu mengubah hobi bermain gim menjadi prestasi nyata. Tidak hanya membuka peluang untuk berkarier sebagai atlet esports profesional, tetapi juga membentuk generasi yang tangguh, disiplin, berintegritas, serta siap membawa nama Indonesia bersinar di panggung esports dunia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *