KOMPASSINDO.COM, Jakarta, 6 Juli 2026 – Pengurus Besar Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PB PMII) resmi meluncurkan Tim Khusus Ekologi sebagai bentuk komitmen organisasi dalam memperkuat peran generasi muda menghadapi berbagai tantangan lingkungan hidup di Indonesia. Peluncuran tersebut dirangkaikan dengan diskusi publik bertajuk “Deforestasi dan Keadilan Iklim” yang berlangsung di Koat Coffee, Menteng, Jakarta, Senin (6/7/2026).
Mengusung tema “Investasi Hijau atau Hijau yang Diinvestasikan: Menakar Komodifikasi Hutan dan Masa Depan Ekologi Indonesia”, forum ini menjadi ruang dialog untuk membahas persoalan deforestasi, perubahan iklim, hingga pentingnya kebijakan pembangunan yang berpihak pada kelestarian lingkungan dan keadilan bagi masyarakat.
Tim Khusus Ekologi PB PMII diharapkan menjadi wadah strategis dalam mengawal isu-isu lingkungan melalui kajian, advokasi, edukasi, serta kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan. Kehadiran tim ini sekaligus menegaskan komitmen PB PMII dalam mendorong lahirnya kebijakan yang berorientasi pada pembangunan berkelanjutan.
Diskusi publik menghadirkan sejumlah narasumber dari berbagai latar belakang yang membahas tantangan pengelolaan sumber daya alam, dampak deforestasi terhadap masyarakat dan ekosistem, serta pentingnya keterlibatan generasi muda dalam memperjuangkan keadilan iklim di Indonesia.
Acara ini juga dihadiri jajaran pengurus PB PMII, aktivis lingkungan, akademisi, serta peserta dari berbagai kalangan yang antusias mengikuti jalannya diskusi. Melalui peluncuran Tim Khusus Ekologi, PB PMII berharap dapat melahirkan berbagai gagasan dan aksi nyata dalam menjaga kelestarian lingkungan sekaligus memperkuat posisi Indonesia dalam menghadapi tantangan perubahan iklim global.
Dengan terbentuknya Tim Khusus Ekologi, PB PMII menegaskan komitmennya untuk terus menjadi bagian dari solusi atas persoalan lingkungan hidup melalui gerakan yang berbasis riset, edukasi, dan advokasi demi terwujudnya pembangunan yang berkeadilan serta berkelanjutan.






