Ketua DPW Persadin Bali I Nyoman Suteja: Rakernas dan Milad Ke-3 Persadin Perkuat Transformasi Advokat Profesional, Berintegritas, dan Adaptif di Era Digital

Berita, Hukum389 Dilihat

KOMPASSINDO.COM, JAKARTA – Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Persatuan Advokasi Indonesia (Persadin) Bali, I Nyoman Suteja, S.H., menegaskan komitmennya dalam mendukung penguatan organisasi advokat melalui Perayaan Milad Ke-3 Persadin dan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Persadin yang berlangsung di Hotel GranDhika, Jakarta, pada 4–5 Juli 2026.

Mengusung tema “Transformasi Advokat PERSADIN yang Profesional, Integritas dan Adaptif di Era Digital”, kegiatan tersebut menjadi momentum penting bagi seluruh pengurus Persadin dari berbagai daerah untuk menyatukan langkah dalam memperkuat organisasi sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan hukum kepada masyarakat.

Dalam wawancara dengan awak media di sela-sela kegiatan, I Nyoman Suteja mengatakan bahwa kehadirannya sebagai Ketua DPW Persadin Bali merupakan bentuk tanggung jawab organisasi sebagaimana diamanatkan dalam Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) Persadin.

“Kehadiran kami sebagai Ketua DPW merupakan sebuah kewajiban organisasi. Forum Milad dan Rakernas ini menjadi kesempatan untuk memperkuat konsolidasi, memahami arah kebijakan organisasi, sekaligus menjadi dasar bagi kami dalam menggerakkan Persadin di daerah masing-masing,” ujarnya.

Menurutnya, seorang pimpinan wilayah memiliki tanggung jawab besar dalam membangun organisasi sekaligus membina seluruh anggota agar mampu menjalankan profesi advokat secara profesional, berintegritas, dan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.

Ia menegaskan bahwa organisasi advokat tidak hanya berfungsi sebagai wadah berhimpunnya para advokat, tetapi juga harus mampu meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui pembinaan, pendidikan, serta penguatan pemahaman terhadap hukum dan kode etik profesi.

“Kami tidak boleh hanya sekadar mengumpulkan anggota. Yang lebih penting adalah bagaimana seluruh anggota mendapatkan pembinaan sehingga memahami hukum dengan baik, menjunjung tinggi etika profesi, dan mampu memberikan pelayanan hukum yang terbaik kepada masyarakat,” katanya.

I Nyoman Suteja menilai tema Rakernas tahun ini sangat relevan dengan perkembangan zaman. Menurutnya, transformasi organisasi advokat harus diwujudkan melalui peningkatan profesionalisme, penguatan integritas, serta kemampuan beradaptasi dengan perkembangan teknologi dan digitalisasi yang kini menjadi bagian dari sistem pelayanan hukum di Indonesia.

Ia berharap hasil Rakernas dapat menjadi pedoman bagi seluruh Dewan Pimpinan Wilayah dalam menyusun program kerja yang selaras dengan visi Dewan Pimpinan Pusat, sehingga Persadin semakin berkembang sebagai organisasi advokat yang modern, profesional, independen, dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi penegakan hukum.

“Sebagai Ketua DPW Persadin Bali, saya akan terus berupaya menjalankan seluruh amanah organisasi dengan penuh tanggung jawab. Kami ingin Persadin semakin solid, semakin profesional, serta mampu memberikan manfaat yang sebesar-besarnya bagi masyarakat melalui pelayanan dan pendampingan hukum yang berkualitas,” tutupnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *