KOMPASSINDO.COM, KAIMANA – Kabupaten Fakfak kembali menorehkan tinta emas dalam sejarah Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Provinsi Papua Barat. Setelah menunggu selama 18 tahun, Kafilah Kabupaten Fakfak akhirnya sukses merebut kembali gelar Juara Umum I pada Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-XI Tingkat Provinsi Papua Barat Tahun 2026 yang diselenggarakan di Kabupaten Kaimana.

Prestasi tersebut sekaligus menjadi momentum kebangkitan kejayaan Kabupaten Fakfak di bidang syiar Al-Qur’an. Setelah pada MTQ Provinsi Papua Barat Tahun 2024 harus puas berada di posisi kedua di bawah tuan rumah Kabupaten Kaimana, kini Fakfak berhasil membalikkan keadaan dengan tampil sebagai kafilah terbaik dan membawa pulang piala bergilir.
Keberhasilan ini bukan sekadar kemenangan dalam sebuah kompetisi, tetapi menjadi bukti nyata bahwa pembinaan yang dilakukan secara konsisten, dukungan pemerintah daerah, kerja keras para pelatih, official, serta doa masyarakat telah membuahkan hasil yang membanggakan.
Mengusung semangat dan motto “Potensi Lokal Tewer Pala Malakat”, para qari, qariah, hafiz, hafizah, mufassir, dan peserta dari berbagai cabang lomba tampil maksimal sejak hari pertama pelaksanaan MTQ hingga malam penutupan.
Berdasarkan rekapitulasi hasil perlombaan, Kafilah Kabupaten Fakfak tampil dominan di berbagai cabang sehingga berhasil mengumpulkan total 6 medali emas, 7 medali perak, dan 7 medali perunggu, sekaligus mengantarkan Fakfak keluar sebagai Juara Umum I MTQ ke-XI Provinsi Papua Barat Tahun 2026.
Pada Cabang Hifzhil Qur’an, Fakfak berhasil meraih Juara I Hifzhil 5 Juz Putri dan Juara I Hifzhil 10 Juz Putri. Selain itu juga meraih Juara II Hifzhil 1 Juz Putri serta Juara III Hifzhil 5 Juz Putra dan Juara III Hifzhil 10 Juz Putra.
Prestasi membanggakan juga ditorehkan pada Cabang Fahmil Qur’an dengan raihan Juara I Putri dan Juara II Putra.
Di Cabang Tilawah, peserta Fakfak menunjukkan kualitas terbaik dengan merebut Juara I Tilawah Remaja Putra, Juara I Tilawah Remaja Putri, Juara I Tilawah Anak Putri, serta Juara II Tilawah Dewasa Putra, ditambah sejumlah Juara III pada kategori lainnya.
Sementara pada Cabang Tartil, Kafilah Fakfak memperoleh Juara III Putra dan Juara III Putri. Pada Cabang Murottal Mujawwad berhasil meraih Juara II Putra dan Juara III Putri.
Prestasi juga diraih pada Cabang Syarhil Qur’an melalui Juara II Putra dan Juara II Putri. Sedangkan pada Cabang Karya Tulis Ilmiah Al-Qur’an (KTIQ), Fakfak sukses membawa pulang Juara II Putra.
Dominasi prestasi tersebut menjadi faktor utama yang mengantarkan Kabupaten Fakfak kembali mengangkat Piala Bergilir MTQ Provinsi Papua Barat yang sebelumnya berada di tangan Kabupaten Kaimana sebagai Juara Umum Tahun 2024.
Keberhasilan ini juga menjadi pembuktian bahwa kekalahan pada penyelenggaraan MTQ sebelumnya justru menjadi motivasi besar bagi seluruh jajaran Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ), pemerintah daerah, pelatih, serta para peserta untuk melakukan pembinaan lebih serius.
Jika pada MTQ Tahun 2024 Kabupaten Fakfak berada di posisi kedua sementara Kabupaten Kaimana menjadi Juara Umum, maka pada MTQ Tahun 2026 keadaan berubah. Fakfak berhasil menggeser posisi tuan rumah dan kembali berdiri di puncak klasemen sebagai Juara Umum.
Ketua LPTQ Kabupaten Fakfak, Ahmad Uswanas, mengungkapkan rasa syukur atas pencapaian luar biasa tersebut. Menurutnya, kemenangan ini merupakan anugerah Allah SWT sekaligus hasil dari proses panjang pembinaan yang dilakukan secara berkelanjutan.
“Alhamdulillah, ini merupakan nikmat dan pertolongan Allah SWT. Keberhasilan ini lahir dari ikhtiar bersama, doa seluruh masyarakat, dukungan pemerintah daerah, para pelatih, official, dan seluruh pihak yang selama ini bekerja tanpa mengenal lelah,” ujarnya.
Ia menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta yang telah mengharumkan nama Kabupaten Fakfak di tingkat Provinsi Papua Barat.
Menurut Ahmad Uswanas, keberhasilan tersebut bukanlah garis akhir, melainkan awal dari tanggung jawab yang lebih besar dalam membangun generasi Qur’ani di Kabupaten Fakfak.
Ia berharap prestasi ini menjadi inspirasi bagi generasi muda untuk semakin mencintai Al-Qur’an, memperdalam hafalan, meningkatkan kualitas tilawah, memahami kandungan Al-Qur’an, sekaligus mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari.
Sementara itu, Bupati Fakfak Samaun Dahlan turut menyampaikan apresiasi dan rasa bangga kepada seluruh anggota kafilah yang telah mempersembahkan prestasi terbaik bagi daerah.
Menurutnya, capaian tersebut merupakan hasil kerja keras seluruh tim yang telah membawa nama Kabupaten Fakfak kembali menjadi Juara Umum MTQ Provinsi Papua Barat.
“Tahun 2024 kita berada di posisi kedua. Hari ini kita berhasil merebut kembali gelar Juara Umum. Ini adalah prestasi yang harus terus dipertahankan dan bahkan ditingkatkan,” ungkapnya.
Bupati juga mengingatkan agar seluruh peserta tidak cepat berpuas diri.
Ia menekankan bahwa prestasi di tingkat provinsi harus menjadi pijakan untuk melangkah lebih jauh menuju MTQ Tingkat Nasional.
“Kita tidak boleh berhenti di sini. Teruslah belajar kepada senior-senior yang telah memiliki pengalaman. Saya berharap putra-putri terbaik Fakfak dapat mewakili Papua Barat di MTQ Nasional dan mempersembahkan prestasi terbaik bagi daerah dan bangsa,” tegasnya.
Keberhasilan Fakfak tahun ini juga memiliki makna historis karena mengakhiri penantian panjang selama hampir dua dekade sejak terakhir kali meraih kejayaan pada era kepemimpinan Bupati Wahidin Puarada sekitar tahun 2008.
Dalam kurun waktu tersebut, prestasi MTQ Kabupaten Fakfak sempat mengalami pasang surut. Namun melalui pembinaan yang kembali diperkuat pada masa kepemimpinan Bupati Samaun Dahlan dan Wakil Bupati Donatus Nimbtekendik, prestasi tersebut perlahan bangkit hingga akhirnya mencapai puncaknya pada MTQ ke-XI Tahun 2026.
Selain menjadi kebanggaan masyarakat Fakfak, kemenangan ini juga memperlihatkan kualitas pembinaan Tilawatil Qur’an di Papua Barat yang semakin kompetitif. Kabupaten Fakfak kini diproyeksikan menjadi salah satu penyumbang peserta terbaik yang akan memperkuat kontingen Provinsi Papua Barat pada ajang MTQ Tingkat Nasional.
Kemenangan ini menjadi bukti bahwa keberhasilan tidak lahir secara instan, melainkan merupakan hasil dari perpaduan antara pembinaan yang terarah, disiplin, kerja keras, semangat kebersamaan, dukungan pemerintah daerah, serta doa seluruh masyarakat.
Dari Kabupaten Kaimana, Kafilah Kabupaten Fakfak akhirnya membawa pulang bukan hanya piala bergilir Juara Umum MTQ Provinsi Papua Barat 2026, tetapi juga mengembalikan kebanggaan masyarakat Tanah Mbaham dan membuka lembaran baru menuju prestasi yang lebih tinggi di tingkat nasional.






