KOMPASSINDO.COM, Tangerang – PT Chang Jui Fang Indonesia (PT CJFI), produsen dan distributor keramik serta granit dengan brand Atena Tiles, menampilkan berbagai produk unggulan dalam ajang Keramika Indonesia 2026 yang berlangsung bersamaan dengan Megabuild Indonesia 2026 dan Megaproperty Expo pada 4–7 Juni 2026 di NICE PIK 2, Banten.
Keikutsertaan perusahaan dalam pameran industri bangunan, desain, dan properti terbesar di Indonesia tersebut disampaikan oleh Kiendry selaku Brand Manager PT Chang Jui Fang Indonesia saat ditemui awak media di booth perusahaan pada hari kedua pameran, Jumat (5/6).
Mengusung tema “Indonesia’s Integrated Building, Design & Property Ecosystem”, Megabuild Indonesia 2026 menghadirkan berbagai perusahaan dan pelaku industri konstruksi, arsitektur, interior, bahan bangunan, keramik, hingga pengembang properti dalam satu ekosistem terintegrasi. Tahun ini, Megabuild Indonesia memasuki penyelenggaraan ke-23, sementara Keramika Indonesia memasuki edisi ke-11.
Kiendry menjelaskan bahwa PT Chang Jui Fang Indonesia merupakan perusahaan manufaktur nasional yang bergerak di bidang produksi keramik dan granit lantai. Pabrik perusahaan berlokasi di Losarang, Indramayu, Jawa Barat, dan telah beroperasi di Indonesia sejak tahun 1996.
“Kami bergerak di bidang manufaktur keramik dan granit lantai. Seluruh proses produksi dilakukan di Indonesia dan selama hampir tiga dekade kami terus berupaya menghadirkan produk-produk berkualitas tinggi untuk memenuhi kebutuhan pasar nasional,” ujar Kiendry.
Menurutnya, kualitas merupakan faktor utama yang menjadi keunggulan Atena Tiles di tengah persaingan industri keramik nasional yang semakin kompetitif.
“Kami selalu menjaga kualitas produk agar konsumen mendapatkan hasil terbaik. Prinsip kami sederhana, jangan sampai pelanggan merasa kecewa setelah menggunakan produk kami. Karena itu kualitas menjadi prioritas utama perusahaan,” katanya.
Dalam pameran Keramika Indonesia 2026, Atena Tiles menghadirkan berbagai koleksi keramik dan granit premium yang menyasar segmen menengah hingga menengah atas. Produk-produk tersebut dirancang untuk memenuhi kebutuhan proyek residensial, komersial, hingga pembangunan properti modern.
Secara keseluruhan, perusahaan memiliki lebih dari 150 varian produk. Namun pada pameran kali ini, salah satu produk yang paling ditonjolkan adalah koleksi Mosaic Cutting Series yang menjadi salah satu unggulan perusahaan.
“Kami memiliki lebih dari 150 item produk. Salah satu yang menjadi fokus dalam pameran ini adalah produk mosaic cutting. Untuk kategori tersebut kami memiliki sekitar 58 item yang saat ini menjadi salah satu kekuatan utama perusahaan,” jelas Kiendry.
Ia menambahkan bahwa produk mosaic cutting masih tergolong segmen khusus di Indonesia dan belum banyak diproduksi secara massal oleh industri keramik nasional. Karena itu, Atena Tiles melihat peluang besar untuk terus mengembangkan kategori tersebut sebagai bagian dari inovasi produk perusahaan.
Selain mosaic cutting, Atena Tiles juga menghadirkan berbagai ukuran keramik dan granit yang banyak digunakan dalam pembangunan rumah tinggal, gedung komersial, hotel, hingga proyek properti modern. Produk yang dipamerkan antara lain ukuran 30×30 cm, 40×40 cm, 50×50 cm, 60×60 cm hingga berbagai ukuran granit premium lainnya.
Kiendry menjelaskan bahwa Atena Tiles memposisikan diri sebagai brand yang mengedepankan kualitas premium dibandingkan sekadar bersaing pada harga murah.
“Atena Tiles memang lebih mengarah ke segmen menengah ke atas. Kami fokus pada kualitas produk dan konsistensi mutu. Harga kami mungkin berada di level premium, tetapi kualitas yang diterima pelanggan juga sepadan dengan investasi yang mereka keluarkan,” ujarnya.
Di tengah berbagai tantangan industri manufaktur nasional, Kiendry berharap pemerintah terus memberikan dukungan kepada industri keramik dalam negeri agar mampu bersaing dengan produk impor.
Salah satu perhatian utama industri saat ini adalah kenaikan harga gas yang menjadi komponen penting dalam proses produksi keramik dan granit.
“Kami berharap pemerintah dapat membantu industri keramik nasional, terutama terkait harga gas yang saat ini cukup mempengaruhi biaya produksi. Kenaikan harga gas tentu berdampak pada harga jual dan pada akhirnya mempengaruhi daya beli masyarakat. Jika biaya produksi dapat lebih terkendali, industri dalam negeri akan semakin kompetitif,” katanya.
Meski demikian, Kiendry mengapresiasi berbagai kebijakan pemerintah yang selama ini dinilai berhasil melindungi industri nasional dari tekanan produk impor.
“Kami sangat berterima kasih atas kebijakan pemerintah seperti anti-dumping dan safeguard yang telah membantu industri dalam negeri. Kebijakan tersebut memberikan ruang bagi produsen lokal untuk tetap bersaing secara sehat di pasar nasional,” ujarnya.
Selain berharap dukungan pemerintah, Kiendry juga memberikan apresiasi kepada penyelenggara Keramika Indonesia 2026 dan Megabuild Indonesia 2026 yang dinilai berhasil mempertemukan berbagai pelaku industri dalam satu platform bisnis yang efektif.
Menurutnya, pameran ini tidak hanya menjadi sarana promosi produk, tetapi juga membuka peluang kerja sama baru dengan kontraktor, pengembang properti, distributor, toko bangunan, hingga pelaku usaha ritel dari berbagai daerah di Indonesia.
“Kami sangat berterima kasih kepada penyelenggara karena acara ini berjalan sangat baik. Melalui pameran ini kami dapat bertemu langsung dengan kontraktor, pengusaha ritel, distributor, dan berbagai mitra potensial lainnya. Ini sangat membantu memperluas jaringan pemasaran kami di tingkat nasional,” katanya.
Kiendry berharap Keramika Indonesia dan Megabuild Indonesia dapat terus diselenggarakan setiap tahun dengan skala yang semakin besar sehingga mampu menjadi motor penggerak pertumbuhan industri bahan bangunan nasional.
“Harapan kami, event seperti ini terus berkembang dan semakin besar dari tahun ke tahun. Selain menjadi ajang promosi, pameran ini juga berperan penting dalam memperkuat industri nasional serta membuka peluang bisnis baru bagi seluruh pelaku usaha di sektor bahan bangunan dan properti,” tutupnya.
Partisipasi PT Chang Jui Fang Indonesia melalui brand Atena Tiles dalam Keramika Indonesia 2026 menjadi bukti komitmen perusahaan untuk terus menghadirkan produk keramik dan granit berkualitas tinggi yang mampu bersaing di pasar nasional maupun internasional, sekaligus mendukung pertumbuhan industri bahan bangunan Indonesia yang lebih kuat dan berdaya saing.






