PW IPNU-IPPNU DKI Jakarta 2026–2030 Resmi Dilantik, Fokus Perkuat Budaya, Kesehatan Mental, dan Karya Pelajar

Berita, Nasional1529 Dilihat

KOMPASSINDO.COM, Jakarta – PW IPNU-IPPNU DKI Jakarta resmi melaksanakan pelantikan kepengurusan masa khidmat 2026–2030 pada Sabtu (16/05/2026) di Aula Balai Kota Jakarta. Kegiatan tersebut mengangkat tema “Transformasi Pelajar: Merawat Akar Budaya, Mewujudkan Buah Karya” sebagai komitmen membangun generasi pelajar yang berkarakter, kreatif, dan tetap berpegang pada nilai budaya serta tradisi keislaman.

Pelantikan ini menjadi momentum penting bagi organisasi pelajar Nahdlatul Ulama di Jakarta untuk memperkuat peran strategis pelajar dalam menghadapi tantangan era globalisasi dan perkembangan teknologi yang semakin pesat.

Ketua IPPNU DKI Jakarta, Fitri Farhana, menyampaikan bahwa organisasi akan memfokuskan program pembinaan bagi pelajar usia 12 hingga 24 tahun, terutama dalam menjaga identitas budaya dan memperkuat karakter generasi muda.

“Tema yang kita angkat adalah transformasi budaya. Di era global ini kami ingin pelajar di ibu kota tetap teguh pada nilai dan budaya yang dimiliki,” ujar Fitri saat diwawancarai media.

Menurutnya, tantangan pelajar saat ini tidak hanya berkaitan dengan pendidikan formal, tetapi juga persoalan sosial yang semakin kompleks, mulai dari perundungan (bullying), tekanan mental, hingga persoalan psikologis yang banyak dialami remaja.

Sebagai bentuk kepedulian terhadap kondisi tersebut, PW IPNU-IPPNU DKI Jakarta berencana menghadirkan ruang pendampingan khusus bagi pelajar putri, termasuk layanan pengaduan dan ruang konsultasi bagi pelajar yang membutuhkan dukungan sosial maupun psikologis.

“Kami ingin menghadirkan layanan call center atau ruang aduan dan layanan curhat bagi teman-teman pelajar yang mengalami persoalan. Nantinya juga akan ada pendampingan dan kerja sama dengan berbagai pihak,” jelasnya.

Program tersebut diharapkan menjadi langkah nyata organisasi dalam menciptakan ruang aman bagi pelajar serta meningkatkan perhatian terhadap isu kesehatan mental di kalangan generasi muda.

Selain fokus pada pembinaan karakter dan pendampingan sosial, PW IPNU-IPPNU DKI Jakarta juga terus memperkuat jaringan organisasi hingga tingkat wilayah dan kecamatan sebagai basis penggerak program kaderisasi dan pembinaan pelajar.

Di akhir penyampaiannya, Fitri berharap pelajar di DKI Jakarta tetap memegang teguh nilai-nilai Islam Ahlussunnah Wal Jamaah dan terus menjaga budaya lokal, khususnya budaya Betawi, sebagai identitas yang harus diwariskan kepada generasi mendatang.

“Kami berharap pelajar di DKI Jakarta tetap memegang teguh ajaran Ahlussunnah Wal Jamaah dan tetap mengedepankan budaya Betawi agar nilai-nilai budaya kita tetap hidup dan dikenal masyarakat luas,” tutupnya.

Pelantikan PW IPNU-IPPNU DKI Jakarta diharapkan menjadi awal lahirnya gerakan pelajar yang adaptif terhadap perkembangan zaman, namun tetap berakar kuat pada nilai budaya, tradisi, dan semangat kebangsaan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *