KOMPASSINDO.COM, Jakarta, 10 Mei 2026 — Kehadiran brand teh premium T3 Premium Tea milik PT Mahakarya Boga Indonesia sukses menarik perhatian pengunjung dalam ajang Cafe & Brasserie Expo Jakarta 2026 yang berlangsung pada 7–10 Mei 2026 di Hall C1 & C3. Berlokasi di Booth C-13, T3 Premium Tea hadir membawa konsep Teh Hitam dan Teh herbal berkualitas berbahan alami yang diimpor langsung dari Sri Lanka.
Owner PT Mahakarya Boga Indonesia, Sugianto Tjandrawan, mengatakan bahwa produk T3 Premium Tea hadir dengan kualitas terbaik karena menggunakan 100 persen bahan alami dan diproses dari perkebunan teh yang berada di ketinggian sekitar 2.200 meter di atas permukaan laut.
“Kami memang fokus menghadirkan teh berkualitas dengan bahan alami pilihan. Untuk bahan baku utama, kami impor langsung dari Sri Lanka dan beberapa bahan herbal lainnya berasal dari Mesir. Semua produk kami menggunakan natural ingredient sehingga setiap varian memiliki karakter rasa dan aroma alami dari buah maupun herbal yang digunakan, dengan hint rasa manis yang ringan dan natural,” ujar Sugianto saat ditemui di hari terakhir pameran, Minggu (10/5).
Ia menjelaskan, T3 Premium Tea menghadirkan dua kategori produk utama, yakni herbal tea dan black tea. Untuk kategori herbal tea, tersedia berbagai varian berbahan herbal alami, sementara kategori black tea hadir dengan cita rasa khas yang berbeda dibanding produk teh lainnya di pasaran.
Menurutnya, teh yang dihadirkan T3 Premium Tea memiliki karakter rasa yang lebih rich dan kompleks karena berasal dari perkebunan teh dataran tinggi dengan kualitas Grade Tea terbaik.
Dalam pameran tahun ini, antusiasme pengunjung disebut meningkat signifikan dibandingkan tahun sebelumnya. Booth T3 Premium Tea ramai dikunjungi pengunjung sejak hari pertama hingga penutupan acara.
“Respon pengunjung sangat positif. Bahkan tim kami sampai kesulitan mengambil waktu istirahat karena pengunjung terus berdatangan. Ini menjadi semangat besar bagi kami untuk terus memperkenalkan budaya minum teh premium di Indonesia,” katanya.
Selain memperkenalkan produk, T3 Premium Tea juga memberikan promo khusus selama pameran berlangsung dengan harga sekitar 10 persen lebih rendah dibanding harga di modern market dan supermarket.
Ke depan, perusahaan berencana menghadirkan varian rasa baru serta memperluas pemasaran melalui berbagai pameran nasional maupun internasional.
Sugianto berharap industri teh Indonesia dapat terus berkembang dan memperoleh perhatian sebesar industri kopi yang saat ini tengah populer di kalangan masyarakat.
“Sekarang masyarakat Indonesia memang lebih identik dengan kopi. Namun kami optimistis teh premium dan herbal tea juga memiliki potensi besar ke depannya. Apalagi saat ini masyarakat semakin antusias mencoba produk teh premium dan budaya minum teh perlahan mulai berkembang di Indonesia,” tutupnya.






