September 12, 2026

Upacara Penghormatan Korban Pesawat ATR 42-500, Menteri KKP Sakti Wahyu Trenggono Sempat Pingsan

0
menteri-kkp-trenggono-pingsan-di-acara-pelepasan-3-pegawai-kkp-korban-pesawat-atr-42-500-taufiqdetikcom-1769308663716_169

KOMPASSINDO.COM, JAKARTA – Suasana duka menyelimuti Auditorium Madidihang, Akademi Usaha Perikanan (AUP) Kelautan dan Perikanan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, saat Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menggelar upacara penghormatan dan pelepasan jenazah tiga insan terbaiknya yang gugur dalam tugas menjaga kedaulatan kelautan dan perikanan nasional, Minggu (25/1/2026).

Ketiga almarhum yang dilepas secara kenegaraan tersebut adalah Ferry Irawan, Yoga Naufal, serta pilot pesawat ATR 42-500 Kapten Andy Dahananto. Mereka menjadi korban dalam musibah jatuhnya pesawat PK-THT di kawasan Gunung Bulusaraung, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, saat menjalankan misi pengawasan udara (air surveillance).

Upacara penghormatan dimulai sekitar pukul 09.09 WIB dan dipimpin langsung oleh Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono. Dalam prosesi penyerahan jenazah kepada pihak keluarga, Trenggono tampak maju ke podium sekitar pukul 09.20 WIB. Namun, suasana haru mendadak berubah ketika ia tiba-tiba kehilangan kesadaran dan terjatuh di depan podium.

Petugas medis dan protokoler segera memberikan pertolongan dan membawa Menteri KKP keluar dari ruang upacara untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut. Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi mengenai penyebab Trenggono sempat pingsan dalam prosesi tersebut.

Upacara persemayaman sendiri telah dijadwalkan sejak Sabtu malam. Jenazah ketiga korban tiba di Cargo Bandara Internasional Soekarno-Hatta pada Sabtu (24/1/2026) sekitar pukul 21.20 WIB dan terlebih dahulu dilakukan prosesi serah terima oleh Direktorat Jenderal Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP). Selanjutnya, jenazah langsung dibawa ke Auditorium Madidihang AUP Kelautan dan Perikanan sebagai tempat persemayaman.

Usai upacara penghormatan dan pelepasan, masing-masing jenazah dimakamkan di lokasi yang berbeda. Almarhum Ferry Irawan dimakamkan di TPU Pondok Ranggon, Jakarta Timur, sementara almarhum Yoga Naufal dimakamkan di TPU Malaka I, Pondok Kopi, Jakarta Timur. Adapun jenazah Kapten Andy Dahananto dimakamkan secara terpisah sesuai permintaan keluarga.

Biro Humas dan Kerja Sama Luar Negeri KKP sebelumnya juga telah membuka akses bagi rekan-rekan media untuk meliput prosesi penghormatan terakhir tersebut, sebagai bentuk transparansi dan penghargaan atas jasa para korban yang telah mengabdikan diri bagi negara.

Upacara ini menjadi penegasan bahwa pengabdian dalam menjaga sumber daya kelautan dan perikanan Indonesia tidak lepas dari risiko tinggi. Negara pun memberikan penghormatan setinggi-tingginya kepada mereka yang gugur dalam tugas, sebagai pahlawan pengawal kedaulatan maritim Indonesia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *