KOMPASSINDO.COM, JAKARTA, 20 Januari 2026 – Ikatan Guru Taman Kanak-Kanak Indonesia Persatuan Guru Republik Indonesia (IGTKI-PGRI) meluncurkan gerakan kemanusiaan “IGTKI Peduli dan Berbagi” sebagai bentuk kepedulian terhadap guru-guru TK yang terdampak bencana alam di berbagai wilayah Indonesia, terutama Sumatera Barat, Sumatera Utara, Aceh, serta daerah lain yang membutuhkan bantuan.

Gerakan ini merupakan inisiatif kolektif keluarga besar IGTKI-PGRI yang melibatkan Pengurus Pusat, Pengurus Provinsi, Pengurus Kabupaten/Kota, Pengurus Kecamatan, serta seluruh anggota IGTKI-PGRI di berbagai daerah. Penghimpunan donasi dilakukan secara sukarela dengan semangat gotong royong dan solidaritas antarsesama pendidik.

Ketua Umum Pengurus Pusat IGTKI-PGRI Nur Sriyati, menegaskan bahwa bantuan yang disalurkan bukan sekadar dukungan material, tetapi juga bentuk empati dan penguatan persaudaraan di antara guru TK.
“Melalui gerakan IGTKI Peduli dan Berbagi, kami ingin memastikan bahwa guru-guru TK yang terdampak bencana tidak merasa sendirian. Ini adalah tanggung jawab moral dan sosial kita sebagai satu keluarga besar IGTKI-PGRI,” ujar Nur Sriyati.

Sementara itu, Sekretaris Umum Pengurus Pusat IGTKI-PGRI, Eka Putri Handayani, menekankan bahwa pelaksanaan gerakan ini dilakukan secara terkoordinasi dan akuntabel di seluruh jenjang kepengurusan.
“Gerakan IGTKI Peduli dan Berbagi berjalan melalui sinergi Pengurus Pusat, Provinsi, Kabupaten/Kota, Kecamatan, hingga seluruh anggota di daerah. Kami memastikan setiap tahapan, mulai dari penghimpunan hingga penyaluran, dilakukan secara transparan, tertib, dan tepat sasaran,” ujar Eka Putri Handayani.

Dalam penyaluran Tahap Pertama, IGTKI-PGRI telah menyerahkan bantuan sebesar Rp 2.180.028.901 guru-guru TK terdampak bencana di Sumatera Barat, Sumatera Utara, Aceh, serta daerah lain yang membutuhkan bantuan. Bantuan difokuskan untuk memenuhi kebutuhan mendesak pascabencana.

Penyaluran bantuan dilakukan secara langsung oleh tim lapangan yang terdiri atas pengurus pusat dan perwakilan pengurus Provinsi, dengan memastikan bantuan tepat sasaran dan sesuai kebutuhan penerima manfaat. Selain bantuan materi, tim juga memberikan dukungan moral serta berkoordinasi dengan pengurus
daerah setempat untuk keberlanjutan pendampingan.

Gerakan IGTKI Peduli dan Berbagi diharapkan menjadi model praktik baik organisasi profesi dalam merespons bencana secara terstruktur, transparan, dan berkelanjutan.
IGTKI-PGRI menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh anggota, pengurus di semua tingkatan, serta pihak-pihak yang telah berkontribusi dalam gerakan ini.
“Semoga setiap kepedulian yang diberikan menjadi amal kebaikan dan membawa keberkahan bagi kita semua,” tutup Nur Sriyati.

By Admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *