KOMPASSINDO.COM, Jakarta — Perdebatan mengenai sumber air yang digunakan oleh berbagai merek air minum dalam kemasan (AMDK) di Indonesia kembali mencuat dan menyita perhatian publik. Isu yang mengemuka adalah kebenaran klaim “mata air pegunungan” yang selama ini tertera pada sejumlah produk air mineral, apakah benar berasal dari mata air alami atau justru dari air tanah hasil pengeboran.

Keresahan masyarakat kian meningkat seiring terungkapnya berbagai fakta di ruang publik. Kekhawatiran tersebut kembali menguat setelah delapan merek air mineral dipanggil untuk memberikan klarifikasi dan memaparkan sumber air yang mereka gunakan dalam rapat Komisi VII DPR RI pada 10 November 2025. Rapat tersebut menjadi momentum penting dalam membuka transparansi industri AMDK kepada konsumen.

Salah satu merek yang menarik perhatian dalam forum tersebut adalah PT Panfila Indosari dengan produk AMDK RON88. Dalam pemaparannya, perusahaan menegaskan bahwa sumber air RON88 berasal dari mata air alami Pegunungan Mandalawangi, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, yakni mata air alami yang keluar dengan sendirinya tanpa melalui proses pengeboran.

Perwakilan PT Panfila Indosari menjelaskan bahwa air RON88 merupakan air yang telah tersimpan ratusan tahun di dalam lapisan bumi atau akuifer melalui proses geologi vulkanik alami. Air tersebut terdorong keluar melalui retakan batuan dan melewati lapisan bebatuan yang kaya mineral, sehingga menghasilkan kandungan mineral alami yang lengkap dan seimbang sesuai kebutuhan tubuh.

Penjelasan tersebut sejalan dengan klaim yang tercantum pada label produk RON88 yang menyebutkan berasal dari mata air pegunungan. Bahkan, konsumen dapat menelusuri langsung sumber mata air alami tersebut dengan memindai barcode product information yang terdapat pada kemasan. Langkah ini dinilai sebagai bentuk keterbukaan informasi sekaligus edukasi kepada konsumen agar lebih teliti membaca label produk sebelum membeli.

Dari sisi kualitas, air mineral RON88 telah mengantongi berbagai sertifikasi, antara lain BPOM, SNI, Halal, dan ISO, serta sejumlah penghargaan bertaraf internasional. Air mineral ini juga pernah diteliti oleh pakar air dunia, Dr. Masaru Emoto, dan menjadi satu-satunya air di Asia yang disebut memiliki struktur kristal heksagonal. Struktur tersebut diyakini memberikan manfaat kesehatan bagi tubuh manusia.

Selain itu, RON88 juga berulang kali meraih Gold Award dari Monde Selection, Belgia, sebagai pengakuan atas kualitas air mineral terbaik di tingkat internasional. Ditambah dengan penghargaan untuk cita rasa air mineral berstandar internasional dari International Taste and Quality Institute, Belgia, hal ini memperkuat pengakuan banyak pihak bahwa RON88 memiliki rasa yang lebih ringan dan menyegarkan.

Sejak pertama kali diproduksi pada 1993, RON88 sebagai produk lokal Jawa Barat terus mendapatkan kepercayaan masyarakat luas. Konsistensi dalam menjaga kualitas yang ditopang oleh berbagai inovasi berkelanjutan menjadikan RON88 tetap relevan di tengah meningkatnya kesadaran masyarakat akan pentingnya air minum berkualitas.

Di tengah polemik dan perdebatan mengenai sumber air mineral yang berkembang saat ini, transparansi informasi dan edukasi konsumen menjadi kunci utama. Masyarakat diharapkan semakin cermat dan kritis dalam memilih air minum terbaik untuk dikonsumsi sehari-hari, demi kesehatan dan keberlanjutan lingkungan.

By Admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *