KOMPASSINDO.COM, Jakarta – Sekretaris Dewan Pendiri sekaligus Wakil Ketua Umum Dewan Pimpinan Nasional Aliansi Federasi Perjuangan Indonesia (DPN AFPI), Dr. Hc. H. Abdul Hajar Siang, menegaskan bahwa peringatan Milad AFPI ke-5 harus dijadikan momentum strategis untuk memperkuat semangat bela negara, persatuan, dan kesatuan bangsa.
Hal tersebut disampaikan Dr. Hc. Abdul Hajar Siang dalam sambutannya pada peringatan Milad AFPI ke-5 yang dirangkaikan dengan kegiatan bakti sosial dalam rangka semarak Hari Bela Negara, bertempat di Gedung Joang ’45, Jakarta Pusat, Sabtu, 20 Desember 2025.
Menurutnya, AFPI yang didirikan pada tahun 2021 lahir dari semangat kebersamaan dan kepedulian terhadap bangsa dan negara. Organisasi ini dibangun oleh para pendiri dari berbagai latar belakang daerah dan budaya, dengan tujuan utama menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia serta memperjuangkan nilai-nilai kebangsaan.
“Selama lima tahun perjalanan AFPI, tentu banyak tantangan yang dihadapi. Tidak semua cita-cita dapat langsung terwujud, namun perjuangan tidak boleh berhenti. Manusia boleh merencanakan, tetapi Tuhan Yang Maha Esa yang menentukan. Dengan niat yang baik dan kebersamaan, AFPI akan terus diberi jalan untuk berbuat lebih besar bagi bangsa dan negara,” ujar Abdul Hajar Siang.
Ia juga menyampaikan bahwa saat ini AFPI telah berkembang menjadi organisasi nasional dengan struktur kepengurusan yang tersebar di 36 provinsi serta ratusan Dewan Pimpinan Daerah di seluruh Indonesia. Hal tersebut menjadi kekuatan sekaligus tanggung jawab besar bagi seluruh pengurus dan kader AFPI untuk terus hadir di tengah masyarakat.
Dalam momentum Milad AFPI ke-5 yang bertepatan dengan peringatan Hari Bela Negara, Abdul Hajar Siang menekankan bahwa bela negara tidak hanya dimaknai dalam konteks pertahanan, tetapi juga diwujudkan melalui kepedulian sosial, menjaga persatuan, merawat kebhinekaan, dan memperkuat solidaritas nasional.
“Persatuan dan kesatuan adalah fondasi utama kekuatan bangsa. Tanpa persatuan, kita tidak akan mampu menghadapi berbagai tantangan. Prinsip yang harus kita pegang adalah United We Stand, Divided We Fall,” tegasnya.
Ia juga mengapresiasi pelaksanaan kegiatan bakti sosial yang menjadi bagian dari rangkaian Milad AFPI ke-5. Menurutnya, kegiatan tersebut merupakan wujud nyata implementasi nilai bela negara dalam kehidupan bermasyarakat serta bukti bahwa AFPI hadir untuk memberikan manfaat langsung kepada rakyat.
Menutup sambutannya, Abdul Hajar Siang menyampaikan terima kasih kepada seluruh pengurus, kader, dan pihak yang telah berkontribusi menyukseskan peringatan Milad AFPI ke-5. Ia berharap AFPI ke depan semakin solid, konsisten dalam perjuangan, serta terus menjadi kekuatan moral dalam menjaga persatuan dan keutuhan bangsa.
“Selamat Milad AFPI ke-5. Semoga AFPI terus jaya dan istiqamah dalam pengabdian kepada bangsa dan negara,” pungkasnya.
