KOMPASSINDO.COM, JAKARTA – Momentum peringatan Hari Ulang Tahun ke-5 Persatuan Aparatur Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (PABPDSI) di Sasono Utomo TMII, Selasa (25/11), menjadi ruang penting bagi berbagai pemangku kepentingan desa untuk menyampaikan gagasan strategis. Ketua Umum Koperasi Lumbung Sejahtera Nasional, Stanley S Wolf, turut hadir dan memberikan pandangan visioner mengenai arah pembangunan desa di era digital.

Dalam wawancara bersama awak media, Stanley menyampaikan bahwa usia kelima PABPDSI bukan sekadar selebrasi, tetapi menjadi penanda keseriusan seluruh komponen desa dalam melakukan akselerasi pembangunan. Ia menyatakan rasa syukur sekaligus optimisme bahwa kolaborasi yang terbangun selama ini akan memberikan dampak signifikan bagi kemajuan desa Indonesia.

Stanley menekankan bahwa Koperasi Lumbung Sejahtera Nasional saat ini tengah mempersiapkan program besar bertajuk lumbung digital rakyat. Program ini lahir dari kebutuhan untuk mendorong desa memasuki transformasi digital secara terstruktur, inklusif, dan berkelanjutan. Menurutnya, digitalisasi desa adalah fondasi penting dalam mewujudkan target Indonesia Emas 2045.

Ia menjelaskan bahwa dalam waktu dekat, program tersebut akan mulai diimplementasikan secara bertahap di berbagai desa di Indonesia. Melalui pembentukan lumbung di setiap desa, koperasi akan menyediakan ruang dan sistem yang mendukung pelatihan, bimbingan teknis, dan pendampingan bagi penggerak ekonomi desa. Sektor seperti pertanian, perikanan, dan perkebunan menjadi prioritas utama karena berperan sebagai tulang punggung ekonomi masyarakat desa.

Menurut Stanley, digitalisasi hasil kerja para petani, nelayan, dan pelaku usaha desa akan membuka peluang baru dalam meningkatkan nilai produk, memperluas pasar, dan memperkuat daya saing desa. Dengan dukungan teknologi, desa tidak hanya menjadi pusat produksi tetapi juga menjadi entitas bisnis yang mampu mengelola komoditas secara modern, efisien, dan bernilai tambah tinggi.

Ia menegaskan bahwa lumbung digital rakyat disiapkan sebagai ekosistem yang menyatukan pelatihan, digitalisasi, manajemen usaha, serta penguatan kelembagaan desa. Targetnya, desa dapat mengalami peningkatan ekonomi berkali-kali lipat melalui integrasi teknologi dan inovasi.

Stanley S Wolf juga mengapresiasi kontribusi seluruh pihak, terutama PABPDSI, yang selama lima tahun terakhir telah menjadi jembatan komunikasi dan kolaborasi antara pemerintah desa dan berbagai mitra strategis. Ia berharap sinergi yang terbangun dapat terus diperkuat sehingga visi memajukan seluruh desa di Indonesia dapat tercapai.

Melalui komitmen bersama dan langkah nyata seperti digitalisasi desa, Stanley optimistis bahwa desa-desa di Indonesia akan semakin maju, mandiri, dan berdaya saing global. Program lumbung digital rakyat disebutnya sebagai salah satu pilar utama dalam perjalanan menuju Indonesia Emas 2045.

By Admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *