Perlindungan Anak Di Mulai Dari Keluarga

oleh

PALEMBANG, KOMPASSINDO – Banyaknya Kasus Kekerasan maupun Perkelahian Anak Sejak Usia Remaja Yang Terjadi Di Lingkungan Keluarga Maupun Lingkungan Tempat Tinggal kita, Perlu Di Beri Pemahaman Agar Tidak Terjadi Lagi kekerasan. Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Dan Pemberdayaan Masyarakat Kota Palembang Menggelar Sosialisasi Hak Anak Dalam Rangka Peringatan Hari Anak Nasional Di Kota Palembang, Dengan tema, “Perlindungan Anak Di Mulai Dari Keluarga”, acara Berlangsung di ruang metting Hotel Grand duta syariah palembang,  yang di ikuti 100 Peserta Dari Perwakilan tingkat SD SMP Dan SMA. Kamis (26/10/2017)

Dr. Dewi Handayani, Kasi Kesehatan Keluarga dan Gizi Masyarakat Saat Memberikan Materi Sosialisasi Hari Anak Nasional 2017 Mengatakan, materi yang sangat penting kita tekankan adalah kesehatan Reproduksi Remaja,  karena kesehatan reproduksi remaja adalah suatu kondisi sehat yang menyangkut sistem, fungsi dan proses reproduksi yang di miliki oleh remaja.  Sehat itu bukan semata-mata bebas dari penyakit atau kecacatan namun juga sehat mental dan sosiokultural atau definisi sehat menurut WHO, “kata dewi saat di bincangi Kompassindo usai memberi materi sosialisasi.

Selain itu juga Dewi Handayani Mengungkapkan,  Masa Usia Remaja itu di mulai dari umur 13-15 tahun,  karena di umur itu mereka ingin mencari identitas diri yaitu sering terjadi perkelahian antar remaja. Ada juga timbulnya keinginan untuk kencan atau mempunyai rasa cinta yang mendalam kepada pasangannya, karena rasa ingin tahu gimana bercinta, kebanyakan para remaja berkhayal tentang aktivitas seks, nah disitulah peran keluarga yang selalu mendampingi dan memberi nasihat agar tidak salah dalam hidupnya dengan kegiataan positif, “ungkapnya.

“kepada pelajar terutama di tingkat SMP sampai SMA yang mereka bisa punya pengetahuan yang cukup tentang bahaya dan dampak dari pergaulan dan hidup sehat, sehingga mereka bisa lebih bertanggung jawab terhadap apa yang mereka lakukan,”ujar dewi.

Sementara itu, Kepala Bidang (Kabid) Perlindungan Anak Dan Juga Selaku Ketua Panitia Acara Sosialisasi, Hasnil Mazraah SE mengatakan, Masa Pubertas yaitu di mana satu fase yang menjembatani masa anak dengan masa dewasa, nah fase transisi ini di tandai dengan berbagai macam perubahan baik dari segi fisik maupun biologis. Disinilah letak kita untuk melindungi sebagai pemerintah kota peduli terhadap perlindungan anak sejak usia remaja, “kata hasnil usai ditemuin Kompassindo di sela-sela acara sosialisasi.

Hasnil Mazraah Menjelaskan, setiap remaja atau anak mempunyai hak untuk mendapatkan akses dan informasi tentang kesehatan reproduksi berupa pendidikan seks,  karena pendidikan seks tidak ditujukan untuk mengajarkan mereka tentang hubungan seks, namun memberi pengetahuan tentang upaya yang perlu mereka tempuh untuk menjaga kesehatan organ reproduksi mereka, “jelas Hasnil.

“hubungan anak dengan keluarga dirumah maupun lingkungan sekitar harus lebih dekat dan akrab,  namun juga anak-anak di beri perlindungan khusus agar tidak terjadi perkelahian maupun kekerasan sesama teman sebaya mereka. Karena di waktu umur sebaya disitulah letak remaja rasa ingin tahu apa kehidupan sebenarnya. Dengan harapan kita sebagai pemerintah kota Palembang siap membantu dan melayani anak maupun kekerasan perempuan di lingkungan keluarga agar zero konflik demi mewujudkan Palembang EMAS 2018,”pungkasnya.  (fadhel)

 

Tentang Penulis: Kompassindo Cyber Media

Gambar Gravatar
Tampang Sangar Tapi Hati Selembut Salju

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *