Pemerintah Provinsi Sumsel Gelar Sosialisasi Dan Koordinasi Tataruang Daerah

oleh

PALEMBANG, KOMPASSINDO – Pemerintah Provinsi Sumsel Melalui Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan tata ruang menggelar sosialisasi Koordinasi, yaitu badan koordinasi penataan ruang daerah (BKPRD)  melalui sosialisasi peraturan no. 11 tahun 2016. Yang di ikuti 300 peserta stakeholder baik kabupaten atau kota yang ada di sumsel. Acara berlangsung di ballroom hotel arista palembang. Kamis (30/11/2017)

Sumatera Selatan menetapkan Peraturan daerah rencana tata ruang wilayah Provinsi Sumatera Selatan tahun 2016 2036 sekaligus meresmikan sistem informasi tata ruang (citarung)

Kepala Dinas PU Binamarga Dan PR provinsi Sumsel, Ucok Hidayat mengatakan, dengan ditetapkannya Perda tersebut Pemprov maupun kabupaten kota wajib menyesuaikan rencana tata ruang daerah dan penetapannya

Rencana tata ruang yang berkualitas membutuhkan tujuan kebijakan strategi dan motor yang mampu mengantisipasi isu-isu penataan ruang yang ada dan juga mensinkron sinkronkan produk tata ruang dengan pemanfaatan dan pengendalian ruang yang bersifat komprehensif baik ekonomi sosial dan lingkungan,”kata ucok saat di jumpai di sela-sela acara.

Selain itu juga ucok menambahkan, Peraturan Pemerintah Nomor 15 tahun 2010 tentang penyelenggaraan penataan ruang mengamanatkan bahwa bentuk pembinaan penataan ruang kepada masyarakat dapat dilakukan melalui sosialisasi dan pengembangan sistem informasi untuk menyebarluaskan informasi penataan ruang

“pemprov Sumsel bekerjasama dengan kelola selendang pembangun Citarum yang nantinya sistem informasi ini dikembangkan sebagai media untuk menyebarluaskan informasi tata ruang,”imbuhnya.

Ucok menjelaskan, Pengembangan sitarung bertujuan untuk meningkatkan kapasitas layanan informasi dan komunikasi untuk mewujudkan masyarakat berbudaya informasi dan komunikasi bidang penataan ruang serta koordinasi provinsi kabupaten kota dan antar Walikota dalam bidang penataan ruang,”jelasnya.

Melalui sosialisasi Perda Nomor 11 tahun 2016 dan lonceng ini ucok berharap dapat memberikan wawasan pemahaman dan pengetahuan terhadap perencanaan tata ruang.

Jadi nantinya dapat menjadi acuan dalam penyusunan rencana pembangunan jangka menengah daerah atau RPG yang dapat diimplementasikan guna mewujudkan perencanaan pembangunan yang integritas dan berkelanjutan,”pungkasnya. (fadhel)

 

Tentang Penulis: Kompassindo Cyber Media

Gambar Gravatar

Tampang Sangar Tapi Hati Selembut Salju

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *