Usut Penganiayaan Anggota PSHT

oleh

JAMBI,  KOMPASSINDO – Ratusan Anggota Perguruan Silat Setia Hati (PSHT)  Menggelar Demo Di Mapolda Jambi Atas terjadi penganiayaan terhadap salah satu siswa dari salah satu perguruan silat setia hati (PSHT) jambi. Kejadian bermula pada salah anggota bernama husein bin suhada ( korban) dalam perjalanan pulang setelah mengikuti latihan silat PSHT. Pada tanggal 14-November-2017 pukul 00:30 wib. Jumat (8/12/2017)

Kejadian tepatnya di jalan kota baru, kelurahan kenali besar kecamatan kota baru jambi. Akibat kejadian tersebut korban mengalamin luka memar di bagian pinggang. Korban di pukul paku kayu yang ukuranya 46, samurai panjang dan rusaknya kendaraan bermotor yang di kendarai husein mengalami babak belur.

Di ketahuin sebelumnya tidak ada permasalahan di antara kedua kubu baik dari PSHT maupun IKS ( ikatan kera sakti) jambi. Namun entah apa yang ada di benak si Adi dan kawan-kawan. Sehingga tega mengeroyok husein.

Setelah kejadian pengeroyokan tersebut korban (husein bin suhada) langsung melaporkan ke polsek kota baru jambi.

“Sudah melapor ke polsek kota baru jambi. Akan tetapi belum di tindak di jalur hukum. Sehingga terjadilah demo tuntutan dari PSHT ke polda jambi. Karna udah berjalan tiga minggu lamanya.akhirnya pihak PSHT seprovinsi jambi. Mengelar demo di depan mapolda jambi.” ujar salah satu warga PSHT yang enggan di sebutkan namanya ketika di bincangi media Kompassindo.

Ketika dari pihak PSHT ingin membicarakan secara kekeluargaan. akan tetapi rumah si pelaku sudah di jaga ketat oleh pihak kepolisian jambi,”tegas beberapa anggota PSHT saat di wawancarai gelar demo di mapolda jambi.

Akan tetapi kenapa lama sekali menindak lanjuti atau memproses di jalur hukum, Seakan-akan tidak terjadi apa-apa ?

Di dalam tindak penganiayaan harus kepolisian segara mungkin untuk menindak proses di jalur hukum. Agar kejadian ini tidak terjadi bentrak di antara dua bela kubu. Agar kejadian tersebut tidak berkepanjang tidak saling dendam,”ujar anggota psht.

Maka dari itu, di pihak kepolisian kejadian penganiaayaan diamanapun,sesegara mungkin  cepat tanggap menindak lanjuti laporan  masyarakat khsusnya si korban. (tim)

 

Tentang Penulis: Kompassindo Cyber Media

Gambar Gravatar
Tampang Sangar Tapi Hati Selembut Salju

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *