Sebanyak 28.270 Siswa Ikuti UNBK Dan UNKP Sekota Palembang

oleh

PALEMBANG, KOMPASSINDO – Sebagai salah satu bentuk dukungannya kepada siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP)/sederajat yang sedang melaksanakan ujian nasional baik berbasis komputer (UNBK) maupun kertas dan pensil (UNKP), Pejabat pelaksana (Pjs) Walikota Palembang Ahkmad Najib mengajak siswa jaga integritas dalam pelaksanaan ujian tersebut.

Hal ini diungkapkannya usai melakukan pantauan pelaksanaan UN di Sekokah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 13 Palembang, Senin (23/4). Dalam pelaksanaan ujian ini baik UNBK maupun UNKP siswa tetap sama-sama dituntut melaksanakan ujian dengan jujur untuk menjaga integritas siswa tetap baik. “Mau UNBK maupun UNKP saya berharap siswa menjawab soal dengan baik. Siswa harus membaca soal dengan fokus agar bisa memiliki nilai yang baik,” ungkapnya.

Menurutnya, dengan memiliki semangat dan stamina yang baik diharapkan siswa bisa memiliki nilai yang tinggi dan berprestasi sehingga bisa melanjutkan pendidikan tingkat menengah dengan lebih muda. “Saat ini kita bersaing dengan negara yang maju, sehingga diperlukannya integritas, sikap yang baik dan keterampilan agar mampu bersaing,” ujarnya.

Sementara, diakuinya, pelaksanaan UNBK memang belum merata untuk SMPN di Kota Palembang, dan saat ini pihaknya masih melakukan pembenahan dalam bidang infrastruktur pendidikan terutama di tingkat Sekolah Dasar Negeri (SDN). Dengan jumlah SMP yang mencapai 60 sekolah, diperlukannya proses pembenahan dan perbaikan bertahap hingga semua sekolah di Kota Palembang bisa melaksanakan UNBK. “Kita melakukan perbaikan sarana dan prasarana seperti alat belajar, papan tulis dan lain sebagainya dengan anggaran yang terbilang besar mencapai 26 persen Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kota Palembang,” terangnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Palembang Ahmad Zulinto menyampaikan, saat ini memang baru 41% atau 99 SMP yang melaksanakan UNBK. “Memang baru 99 SMP Negeri maupun swasta yang melaksanakan UNBK. Sedangkan 140 sekolah masih UNKP,” sampainya.

Zulinto mengatakan, sebetulnya Disdik bisa melaksanakan UNBK, apabila sekolah-sekolah tersebut bersama masyarakat bisa sama-sama legowo untuk memberikan sumbangsih, terkait pengadaan komputer, agar anak-anak bisa melaksanakan UNBK.

Dengan Angggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) pihaknya belum mampu. Karena, saat ini Pemkot sedang fokus di fisik, mobeler, dan sarana prasarana lainnya.

“Kita tidak dapat fokus terhadap pengadaan komputer untuk seluruh sekolah. Karena masih banyak sekolah di Palembang membutuhkan perhatian khusus, karena banyak bangunan sekolah yang memprihatinkan,” sampainya.

Sejauh ini, pendidikan benar-benar jadi perhatian, agar kedepan dapat tetap terlaksana, Disdik sedang menyusun aturan berupa Peraturan Daerah (Perda) untuk mengunci anggaran agar alokasi pendidikan dapat terus ditingkatkan dan tidak diganggu sektor lain.

“Alhamdulillah di masa Pemerintahan sekarang sejak dibawah kepemimpinan Harnojoyo dan Wakil Walikota Palembang Fitrianti Agustinda diteruskan Pjs Walikota Akhmad Najib, pendidikan Palembang jadi prioritas dengan alokasi anggaran pendidikan sebesar 26%,” jelasnya. (fadel)

Tentang Penulis: Kompassindo Cyber Media

Gambar Gravatar
Tampang Sangar Tapi Hati Selembut Salju

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *