PTPN-IV Kebun Bukit Lima lalai Pelihara TBM, Mikuna Penuhi Pohon Sawit

oleh

SIMALUNGUN – KOMPASSINDO,Tanaman Belum Menghasilkan ( TBM ) di PT.Perkebunan Nusantra-IV unit Bukit Lima sangat memprihatinkan,terlihat pohon sawit belum menghasilkan di penuhi rumput dan kacangan (Micuna),semestinya tanaman mudah harus dilindungi dari gulma yang dapat mengganggu pertumbuhan pohon sawit.

Aturan di PTPN-IV setiap pekerjaan pemeliharaan dilaksanakan oleh rekanan (CV),saat ini kita tidak tau rekanan yang kerjakan pemeliharaan TBM maupun TM,”yang saya tau kami  kariawan diperintahkan asisten untuk meracun kacangan dengan rotasi tiga bulan sampai empat bulan,kami meracun tepat dipiringan pohon sawit,sebenarnya  pekerjaan yang sudah dikerjakan oleh rekanan tidak boleh lagi dikerjakan oleh kariawan perkebunan,namun kami tidak bisa menolak perintah pimpinan,jelas AA kariawan afdiling yang tidak mau namanya disebutkan.

Perkebunan Bukit Lima, sangat amburadul pada pemeliharaan TBM,terlihat rumput dan kacangan memenuhi jalan panen dan piringan,pohon sawit dipenuhi kacangan dan rumput,melihat panjang kacangan mencapai 13-14 meter memenuhi piringan dan  membelit pohon sawit,TBM tersebut sudah tidak terpelihara selama Tiga sampai empat bulan,sesuai penelitian beberapa perkebunan dan pertanian,kacangan bisa tumbuh dalam waktu 24 jam sepanjang 10cm sampai 15 cm dengan curah hujan yang baik,rekanan dianggap melakukan tindakan menguntungkan diri sendiri dengan mengerjakan pemeliharaan dengan rotasi 3-4 bulan sekali,sementara kita tau rekanan di bayar oleh PTPN-4 sesuai Surat Perintah Mulai Kerja (SPMK) dengan rotasi pembayaran setiap bulan.jelas T.Manalu,salah seorang rekanan di PTPN-IV.

Saat di konfimasi lewat seluler Aska Kebun Bukit lima tidak mau mengangkat telpon yang ditujukan padanya,mencoba menghubungi lewat SMS dan WA tidak dibalas,sesuai aturan yang ada di PTPN-IV Asisten Kepala (Aska) selaku penanggung jawap tanaman,(RA).

 

Tentang Penulis: Kompassindo Cyber Media

Gambar Gravatar
Tampang Sangar Tapi Hati Selembut Salju

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *