Petinggi Poldasu Diminta Berlaku Netral Pada Pilkada Sumut

oleh

SUMUT -KOMPASSINDO – Presedium Dewan Mahasiswa Sumatra Utara (PDMSU) yang berasala dari Kampus Unimed,UIN,Darmawangsa,,Triguna Darma,STIK-P,UMN,Amir Hamja dan UMSU melakukan demo di depan kantor DPRD Sumatra Utara 25/04.

Mereka menilai Pilkada Sumut harus terbebas dari campur tangan aparatur Negara dalam hal dukung mendukung,apalagi sampai mengarahkan orang lain untuk memilih salah satu calon Gubsu,”kami memiliki audio visualnya ada recaman yang arah nya mengintervensi kepala daerah,informasi yang kami dapatkan bahwa petinggi Poldasu mengarahakan kepala daerah untuk pemenagan pada salah satu calon Gubsu tertentu,massa juga mengganggap Irjen Pol Paulus Waterpaw berubah pungsi menjadi mesin politik,” sebut rajak pada orasinya.

Keberpihakan itu bermula ketika ada dugaan pengamputasian hak politik salah satu balon Gubsu,bahkan setelah dinyatakan tidak lolos nama JR Saragi menjadi tersangka terkait dengan dugaan pemalsuan dokumen,kasus itu saat ini tidak terdengar lagi di Polda Sumut,kasus JR yang di tangani Gakkumdu Polda Sumut kian raif entah kemana,apalagi setelah ada setetmen JR Saragi mendukung Calon Gubsu Djarot – Sihar nomor urut 2,sebut Imam dari STIK-P,atas dasar itu PDMSU memintah agar DPRD Sumatra Utara memanggil Kapolda Sumut,sekalian membuat rekomendasi agar Kapolri mencopot Irjen Pol Paulus Waterpaw dari jabatan Kapolda Sumatra Utara,jika petinggi Poldasu masi melakukan intervensi pada Pikada Sumut kami akan melakukan demo dengan masa lebih besar.jelasnya.

Menanggapi aksi demo tersebut Ketua Komisi A DPRD Sumut HM Nezar Djoel menyampaikan,” DPRD Sumut mendukung harapan para mahasiswa kami komisi A memintah agar recaman yang di miliki para mahasiswa diberikan pada kami,jika memang ada interpensi kami akan panggil pak Kapolda Sumatra Utara jelasnya.(RA)

 

Tentang Penulis: Kompassindo Cyber Media

Gambar Gravatar
Tampang Sangar Tapi Hati Selembut Salju

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *