Pelaksanaan Sekolah Pasar Soak Bato dibuka langsung Inspektur Jenderal Kemendag RI

oleh

Palembang Satu-satunya Sekolah Pasar di Sumatera

PALEMBANG, KOMPASSINDO РKota Palembang menjadi satu-satunya tempat dilaksanakannya Sekolah Pasar di Sumatera. Pada gelaran kali ini, peserta Sekolah Pasar ditujukan bagi pedagang  Pasar Soak Bato.

Pelaksanaan Sekolah Pasar Soak Bato dibuka langsung Inspektur Jenderal Kemendag RI Sri Agustina, Kamis (16/11). Kegiatan ini dihadiri

Direktur Sarana Distribusi dan Logistik Ditjen Perdagangan Kemendag RI Sihard Hadjopan Pohan, dan Kepala Dinas Perdagangan Kota Palembang Hardayani.

Soak Bato terpilih sebagai tempat dilaksanakannya Sekolah Pasar dikarenakan pasar ini merupakan bagian dari proyek revitalisasi pasar yang dilaksanakan Kementerian Perdagangan Republik Indonesia. Hingga saat ini di Kota Palembang terdapat 4 pasar yang direvitalisasi dari bantuan Kemendag RI.

“Tahun 2017 Sekolah Pasar hanya di gelar di Palembang dan Pontianak. Terpilihnya pasar di Palembang patut diapresiasi,” ujar Sri.

Menurutnya, Sekolah Pasar bertujuan untuk pemberdayaan pedagang. Hal ini merupakan bagian dari program revitalisasi pasar. Revitalisasi yang dimaksud tidak hanya menargetkan perubahan fisik pasar saja, namun juga memperbaiki sumber daya pedagang, serta meningkatkan aspek sosial budaya di lingkungan pedagang.

“Ini berkaitan dengan kultur pedagang, bagaimana mengelola keuangan, memasarkan dagangan, aspek kesehatan, etika para pedagang. Kita tidak bisa hanya memenuhi kebutuhan fisik saja, tanpa mengetahui kebutuhan pedagang itu sebenarnya. Pada akhirnya tujuan sekolah pasar ini adalah untuk mensejahterakan para pedagang pasar itu sendiri,” imbuhnya

Sementara itu, Kepala Dinas Perdagangan Kota Palembang Hardayani mengatakan, Sekolah Pasar Soak Bato merupakan pilot project bagi pasar lainnya di Palembang. Pihaknya telah merencanakan untuk mengembangkan kegiatan edukasi serupa pada sejumlah pasar lainnya di Palembang.

“Sekolah Pasar ini memberikan edukasi kepada para pedagang tentang tata kelola perdagangan, tata kelola keuangan, menjaga kebersihan dan kesehatan, serta etika berdagang. Kegiatan ini sangat baik dan akan terus dikembangkan untuk kemajuan pasar di Palembang, khususnya meningkatkan kesejahteraan para pedagang,” pungkasnya. (fadhel)

 

Tentang Penulis: Kompassindo Cyber Media

Gambar Gravatar

Tampang Sangar Tapi Hati Selembut Salju

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *