Jokowi : Jangan Di Beliin Mainan Tapi Untuk Keperluan Sekolah

oleh

PALEMBANG, KOMPASSINDO – Agenda kunjungan kerja orang nomor satu Indonsia ke Palembang salah satunya mengunjungi  SMA Negeri 1 Palembang dalam rangka pembagian Kartu Indonesia Pintar (KIP) dan Program Keluarga Harapan (PKH). Tercatat sebanyak 1700 siswa di Palembang yang mendapat KIP, yaitu SD ada 115 siswa, SMP ada 402, SMA ada 200an siswa, SMK ada 255 siswa, kesetaraan paket A ada 134 siswa, kesetaraan paket B ada 24 siswa, dan kesetaraan paket C ada 14 siswa. Dimana masing-masing penyaluran dana KIP melalui Bank BRI untuk SD, SMP, kesetaraan paket A dan B, sedangkan Bank BNI untuk SMA/K dan kesetaraan paket C.

Presiden Indonesia, Joko Widodo dalam penyerahan KIP dan PKH di SMA Negeri 1 Palembang, mengatakan, dana KIP umtuk SD mendapatkan sebanyak 450 ribu, SMP 750 ribu, dan SMA/SMK 1 juta.

Jokowi meminta para pelajar tidak menggunakan bantuan dari pemerintah tersebut untuk membeli pulsa. Selain itu, ia berpesan agar pelajar di Sumsel khususnya Palembang dapat menggunakan KIP dengan sebaik-baiknya untuk keperluan sekolah.

“Uang KIP harus dipergunakan untuk kebutuhan anak bersekolah. Kalau dibelikan pulsa, maka KIP bakal ditarik kembali,” tegas Jokowi saat memberikan KIP dilapangan SMAN 1 Palembang, Senin (22/01).

Tak lupa, Presiden Jokowi berpesan agar para siswa selalu mengutamakan belajar sebagai tugas utama mereka sebagai seorang pelajar
Dalam kesempatan yang sama, Jokowi juga membagikan Program Keluarga Harapan (PHK) kepada seribu warga Kota Palembang yang bisa ditarik sebanyak empat kali yakni sebesar Rp500 ribu untuk tahapan pertama hingga ketiga dan Rp390 untuk tahapan keempat. “Kalau KIP tujuannya agar siswa bisa sekolah, sedangkan PKH agar masyarakat hidup lebih sejahtera,”pungkasnya.  (fadel)

Tentang Penulis: Kompassindo Cyber Media

Gambar Gravatar
Tampang Sangar Tapi Hati Selembut Salju

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *