Fitri : Ragam Warna Untuk Membangun Palembang

oleh

PALEMBANG, KOMPASSINDO – Memasuki tahun Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pilkada) serentak, tentunya ada beberapa pasangan yang mencalonkan diri untuk menduduki kursi nomor satu di daerah tersebut. Maka dari itu Pemerintah Kota Palembang melalui Wakil Walikota Palembang Fitrianti Agustinda (Fitri) menegaskan bahwa proses pemilihan tersebut harus tetap kondusif.

Menurut Fitri, adanya keberagaman pilihan atau pun warna yang dipilih oleh masyarakat di Kota Palembang justru dapat menjadi salah satu pondasi penguatan pemerintahan di Kota Palembang. Sebab, Fitri menilai, setiap orang yang mencalonkan dirinya tentu mempunyai visi dan misinya masing-masing untuk membangun dan memajukan Kota Palembang. “Apapun warnanya, kita tetap warga Kota Palembang,” kata Fitri dalam Sosialisasi Peresmian Pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Palembang di KIF Park, Kamis (23/11).

Oleh sebab itu, imbau Fitri, pilihlah pemimpin berdasarkan hati nurani pemilih, bukan atas iming-iming atau pun hal-hal yang dipaksakan. “Kalau bisa jangan sampai ada yang golput. Semua harus memilih untuk menyatukan suara memajukan Kota Palembang,” sambungnya.

Selain itu, Fitri menjelaskan, tepat dua bulan sesudah pemilihan, Kota Palembang juga akan menjadi tuan rumah perhelatan akbar yakni Asian Games. “Kita harus sukseskan Pilkada dan Asian Games agar Palembang tetap menjadi kota yang dicintai oleh masyarakat luas,” harapnya.

Sementara itu, Ketua Panitia Sosialisasi Peresmian Pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Palembang Abdul Karim mengatakan, ada tiga poin utama yang diusung Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Palembang pada Pilkada 2018 mendatang yakni kesederhanaan, kerakyatan dan budaya lokal. “Semuanya harus jujur. Sebab pilihan kita menentukan nasib Kota Palembang,” imbuhnya.

Terpisah Ketua KPU Kota Palembang, Syarifudin mengatakan, Kegiatan ini merupakan rangkaian kegiatan KPU sesuai program pilkada 2018 juga sesuai dengan UU nomor 10/2016. Dan juga pihaknya bertekad untuk menyukseskan Pilkada 2018 mendatang. “Kita mnargetkan minimal 77 persen masyarakat yang memilih. Kita sosialisasikan secara tradisional dari tingkat RT hingga ke kecamatan agar masyarakat memilih dan tidak ada kata golput dipikiran mereka,” pungkasnya. (fadhel)

 

Tentang Penulis: Kompassindo Cyber Media

Gambar Gravatar

Tampang Sangar Tapi Hati Selembut Salju

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *