DPRD Depok Setujui RAPBD TA 2018

oleh

DEPOK –Kompassindo

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Depok, kembali menggelar rapat paripurna dalam rangka persetujuan tentang Rancangan APBD Tahun Anggaran 2018. Rapat paripurna tersebut dihadiri oleh Ketua dan Wakil Ketua DPRD serta Walikota Depok, beserta Muspika setempat.

Sementara Wakil Ketua DPRD Depok, Supariyono menerangkan, bahwa Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kota Depok 2018, disetujui DPRD Depok Rp3,1 triliun saat Rapat Paripurna agenda Persetujuan DPRD terhadap Raperda APBD 2018. Sementara, Pendapatan Daerah Kota 2018 sekitar Rp2,3 triliun dan Belanja Daerah Rp 2,8 triliun.

“Jadi, dengan pendapatannya di angka Rp 2,3 triliun, sementara belanjanya di angka Rp 2,8 triliun, ada defisit sekitar Rp 400-500 miliar. Memang setiap tahun pasti begitu, biasanya itu dalam setiap tahun anggaran ada yang tidak bisa terbelanjakan dan menjadi silpa, kemudian ada over pendapatan yang menjadi silpa,” terangnya.

Dia menambahkan, bahwa diperkirakan dari kegiatan yang batal diperbelanjakan dan perolehan target yang over bisa untuk menutupi deficit. Sementara, belanja yang terbesar adalah pegawai sekitar 40 persen dan telah dialokasikan sebesar Rp 1,1 triliun.

“Sedangkan, Rp 1,7 triliun merupakan untuk belanja public dan Dinas Pendidikan mendapatkan alokasi paling besar sekitar Rp 900 miliar dari Rp 1,7 triliun,” ujar Supariyono.

Ditempat yang sama anggota Badan Anggaran DPRD Kota Depok, Yuni Indriani menjelaskan, bahwa Badan Anggaran telah melaksanakan pembahasan Rancangan APBD Tahun Anggaran 2018 bersama TAPD dan OPD di lingkungan Pemerintah Kota Depok pada 16-19 November 2017.

“Artinya, dalam pembahasaan KUA-PPAS peningkatan PAD sebesar 12,6 persen dan dalam Raperda APBD 2018 adalah sebesar 11,06 persen. Hal ini harus menjadi perhatian penting bagi pemerintah agar peningkatan PAD diperhitungkan secara matang berdasarkan potensi riil di lapangan,” kesadaran Yuni.

Sedangkan Walikota Depok, Muhammad Idris menyambut baik akan proses penyusunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Kota Depok Tahun Anggaran 2018 yang telah diawali dengan penyusunan Kebijakan Umum APBD (KUA) Tahun Anggaran 2018 telah disepakati bersama antara Pemerintah Kota Depok dan DPRD Kota Depok. Bahkan, telah disampaikan Nota Keuangan dan Rancangan Peraturan Daerah Kota Depok tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Tahun Anggaran 2018 melalui Rapat Paripurna sebelumnya.

“Maka artinya, dengan memperhatikan kata akhir fraksi-fraksi DPRD Kota Depok terhadap Nota Keuangan dan Rancangan Peraturan Daerah Kota Depok tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Tahun Anggaran Tahun 2018, kami menyambut baik, sehingga apa yang menjadi sasaran dari seluruh program dan kegitan tersebut dapat dicapai sesuai dengan target yang telah ditetapkan,” ujar Idris.

Idris juga menambahkan, bahwa RAPBD Kota Depok TA 2018 yang telah disepakati antara Pemerintah Kota Depok dengan Badan Anggaran DPRD Kota Depok, diantaranya, Pendapatan Daerah sebesar Rp. 2.369.913.435.203,07. Sementara Belanja Daerah sebesar Rp. 2.802.383.443.925,67 dan defisit sebesar Rp. 432.470.008.722,60. Pembiayaan Daerah sebesar Rp. 432.470.008.722,60, sementara Sisa Lebih Perhitungan Anggaran Tahun Berkenaan (SILPA) sebesar Rp. 0,00 (nol rupiah)

“Maka dari itu, kami ucapkan terima kasih dan apresiasi kepada Badan Anggaran DPRD Kota Depok dan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Kota Depok, yang telah membahas secara bersama-sama terhadap seluruh usulan program dan kegiatan yang tertuang di dalam Rancangan Pendapatan Daerah Kota Depok tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Tahun Anggaran 2018,” ucap orang nomor satu di Kota Depok itu. (RS)

Tentang Penulis: Kompassindo Cyber Media

Gambar Gravatar

Tampang Sangar Tapi Hati Selembut Salju

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *