3 Sekolah Di Sumsel Memulai Tes PPDB Lebih Awal

oleh

PALEMBANG, KOMPASSINDO – Dalam penerapan dual kurikulum yakni Cambridge dan nasional, SMAN 1 dan 17 Palembang melakukan seleksi masuk lebih cepat dari sekolah lainnya. Dijadwalkan pada Senin (15/1) para calon peserta didik di dua sekolah tersebut akan mengikuti ujian tertulis.

Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Sumatera Selatan (Sumsel) Widodo melalui Kepala Bidang (Kabid) SMA Disdik Sumsel Bonny Syafrian mengatakan, ada tiga sekolah menengah atas negeri (SMAN) di Sumsel yang melakukan penerimaan siswa baru lebih awal lantaran menerapkan kurikulum Cambridge yakni SMAN Sumsel, SMAN 1 dan 17 Palembang.

“Sementara untuk SMAN Sumsel masih proses pendaftaran dan verifikasi. Sebab sekolah itu akan melakukan visitasi kepada calon siswanya karena memang sekolah itu diperuntukkan bagi siswa yang cerdas namun kurang mampu dalam ekonominya,” katanya saat meninjau kesiapan ujian PPDB di SMAN 1 Palembang, Ahad (14/1).

Ia menjelaskan, para peserta akan mengikuti tes tertulis menggunakan lembar jawaban kerja (LJK) layaknya ujian nasional kertas dan pensil (UNKP). Sementara untuk penilaiannya sendiri 40 persen dari nilai raport semester I-V dan 60 persen dari hasil ujian.

“Untuk memeriksa LJK-nya kita siapkan dua alat scanner. Dan untuk SMAN 17 nantinya soalnya akan dibawa ke SMAN 1 Palembang untuk diperiksa. Jadi hasilnya dapat dilihat pada hari itu juga kalau tidak ada halangan,” ujarnya.

Senada , Kepala SMAN 1 Nasrul Bani menambahkan, untuk sekolahnya ada 674 peserta dengan saya tampung 400 siswa. Sementara untuk jalur penelusuran minat dan potensi akademik (PMPA) sudah diumumkan pada Sabtu (13/1) sebanyak lima persen dari kuota asli.

“Jadi ini menggunakan sistem peringkat. Diambil dari peringkat 1 – 400, selebihnya langsung gugur,” sambungnya.

Nantinya, lanjut Nasrul, akan ada aparat kepolisian yang membantu kita untuk mengawal soal dan berjaga di luar gedung untuk mencegah hal yang tak terduga.

“Seluruh ruangan steril saat ujian. Hanya pengawas dan peserta yang boleh masuk,” tegasnya.

Terpisah, Kepala SMAN 17 Palembang Parmin menerangkan, untuk sekolahnya ada kuota khusus dimana hanya akan menerima 214 siswa putra dan 182 siswa putri, sesuai daya tampung asrama di sekolahnya.

“Totalnya ada 100 butir soal dari empat mata pelajaran yakni matematika, bahasa Inggris, IPA dan IPS. Dengan materi disusun oleh tim dari dua sekolah ini,” pungkasnya. (fadel) 

 

Tentang Penulis: Kompassindo Cyber Media

Gambar Gravatar
Tampang Sangar Tapi Hati Selembut Salju

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *