Wujudkan Kebhinekaan, Palembang Gelar Festival Budaya

oleh

PALEMBANG, KOMPASSINDO – Dalam rangka menjaga silaturahmi antar suku, etnis, dan budaya, Pemerintah kota Palembang menggelar acara festival budaya yang mengusung tema triangle culture festival.

Dalam festival ini menampilkan pertunjukan budaya dari berbagai belahan nusantara, arab, dan tionghoa.

Acara ini dibuka langsung oleh Walikota Palembang H. Harnojoyo, Sabtu (4/2/2018) di pelataran Monumen Perjuangan Rakyat (Monpera).

Terlihat masyarakat memadati monpera untuk menyaksikan festival yang baru pertama kali digelar di Palembang ini.

Walikota Palembang Harnojoyo mengungkapkan, acara ini diselenggarakan sebagai upaya mempererat silaturahmi masyarakat antar etnis, suku, budaya, dan agama.

“Bangsa ini kaya akan budaya, Palembang salah satu tempat dengan beragam suku dan etnis, keberagaman inilah yang selalu kita jaga, dengan acara ini semoga semakin mempererat silaturahim antara kita” Ungkap Harnojoyo.

Sementara itu, kepala dinas kebudayaan kota Palembang Sudirman Teguh menjelaskan, festival ini diikuti oleh berbagai perwakilan daerah di Indonesia, serta etnis arab dan tionghoa dengan menampilkan budayanya masing-masing.

“Diantaranya dari DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Bali, Sumatera Barat, Bangka Belitung, Sumatera Utara, Kalimantan, Sulawesi, Nusa Tenggara Barat, tuan rumah Palembang, serta penampilan dari komunitas etnis arab dan tionghoa” Jelas Sudirman.

Beberapa Komentar Tokoh :

” Acara ini sangat luar biasa, keberagaman budaya dipersatukan di dalam festival, kami sangat mendukung acara seperti ini, apalagi melibatkan teman-teman etnis arab dan tionghoa. Seperti diketahui dua etnis ini sangat erat kaitanya dengan Palembang berdasarkan sejarah yang ada”

(Sultan Iskandar Mahmud Badaruddin, Sultan Palembang Darussalam)

“Acara seperti ini sangat bagus, kami sangat antusias mengikutinya, ini lambang kebinekaan kita, dengan berbagai budaya kita mampu bersatu untuk menjaga kerukunan antar umat beragama, suku, dan buaya, Palembang mampu menjadi contoh”

(Ketut muliawan, Ketua Parisada Hindudarma Indonesia Palembang)

“Acara ini sangat menginspirasi, khusunya untuk masyarakat palembang, kami berharap acara ini dijadikan acara rutin dan lebih tingkatkan lagi, karena dengan acara ini mampu meningkatkan kerjasama antar etnis dan suku di Palembang”

(Pendi, Ketua Bidang Seni dan Budaya, Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia Prov Sumatera Selatan)

“Alhamdulillah acara ini berlangsung sukses, harus diaakan rutin setiap tahun, dengan demikian akan muncul bakat-bakat anak bangsa, selain itu agar anak muda bisa mengenal budayanya”

(Tuti Karyati, Guru Besar Pencak Silat Keraton Kesultanan Palembang Darussalam)

“Acara ini pertama kali yang digelar di Palembang, sangat Bagus, mempersatukan berbagai suku dan etnis, dab mampu merangkul para seniman di kota Palembang, sehingga para seniman mendapatkan tempat untuk berekspresi”

(Paedi Maleh, Seniman Kota Palembang) (fadel) 

 

 

 

 

 

 

 

Tentang Penulis: Kompassindo Cyber Media

Gambar Gravatar
Tampang Sangar Tapi Hati Selembut Salju

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *