Polda Jambi Tilang 15.410 Pelanggar Dalam Operasi Zebra 2017

oleh

JAMBI,  KOMPASSINDO – Polda Jambi selesai melaksanakan Ops Zebra 2017 yang berlangsung selama 14, mulai tanggal 1 sd 14 Nopember 2017. Ops zebra ini dimaksudkan sebagai langkah awal untuk meniondisikan situasi kamtibmas dan kamseltibcarlantas menjelang perayaan Natal 2017 dan tahun baru 2018.

Berbagai kegiatan pun dilaksanakan baik yang bersifat pre-emptif, preventif dan tentunya penegakan hukum yang tegas namun tetap humanis. Kegiatan pre-emptif dilaksanakan dengan memberikan penyuluhan langsung kepada pengemudi kendaraan bermotor di jalan, patroli udara siginjai di RRI pro-2 FM, penyuluhan dan pembinaan kepada pelajar dan juga dengan memanfaat motor patroli edukasi  yang dilengkapi dengan buku buku bacaan yang difungsikan sebagai perpustakaan keliling.

Kegiatan preventif dilaksankan dengan peningkatan patroli pada daerah rawan kecelakaan dan kesemwrawutan serta daeran rawan pelanggaran. Juga dengan meningkatkan pengaturan arus lalulintas pada jam jam sibuk baik pagi, siang maupun malam hari.

Sedangkan kegiatan penegakan hukum salah satunya dengan memberikan Tilang terhadap pelanggaran lalulintas baik kepada pengemudi / penumpang sepeda motor yang tidak memakai helm, tidak menyalakan lampu utama (light on) baik pada siang maulun malam hari, sepeda motor dengan spion yang tidak lengkap, TNKB / Plat nomor polisi yang tidak sesuai ketentuan juga terhadap pelanggaran rambu rambu lalulintas, penggunaan rotator / strobo dan lain lainnya.

Adapun data yang dihimpun Ditlantas Polda Jambi, selama ops zebra 2017 telah diTilang pengemudi kendaraan bermotor sebanyak 15.410 pelanggar, sedangkan kecelakaan lalulintas sebanyak 28 kejadian dengan korban meninggal dunia sebanyak 8 orang, luka berat 10 orang dan luka ringan sebanyak 31 orang dengan kerugian materiil ditaksir mencapai 117 juta rupiah.

Dir Lantas Polda Jambi Kombes Pol Didik Mulyanto,S.H. S.Ik., mengatakan, agar para pengemudi kendaraan bermotor semakin lebih berbudaya tertib berlalulintas sehingga kecelakaan lalulintas bisa berkurang. Artinya, semakin berbudaya, maka semakin tertib dan semakin selamat,”katanya.

“Stop pelanggaran, stop kecelakaan, keselamatan untuk kemanusiaan”

Harapan, kita mulai dari Jambi ini untuk menuju Indonesia yang lebih tertib dan lebih selamat,”pungkasnya.  (susilo/fauzi)

 

Tentang Penulis: Kompassindo Cyber Media

Gambar Gravatar

Tampang Sangar Tapi Hati Selembut Salju

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *