Ditresnarkoba Polda Sumsel Gagalkan Peredaran Sabu Asal Cina

oleh

PALEMBANG, KOMPASSINDO – Ditresnarkoba Polda Sumsel Berhasil menggagalkan peredaran sabu asal Cina Sebanyak 20 kilogram. tak hanya itu, polisi juga berhasil Membekuk ketiga kurir narkoba diantaranya tiga dari satu orang pelaku warga Sumatera utara yakni Rahmad Hidayat (22) M Arif (48) dan Lukman Wahyudi (38), keduanya merupakan warga Palembang.

Sementara itu, Kapolda Sumsel Irjen pol Drs Zulkarnain Adinegara mengatakan Ini merupakan operasi Ditresnarkoba Polda Sumatera Selatan terhadap peredaran narkoba. Berdasarkan data, ini baru pertama kali ini Polda Sumatera Selatan menggalkan peredaran sabu-sabu sebanyak 20 Kg,” ujar Zulkarnain saat press release di Mapolda Sumsel , Rabu (7/2).

Namun, Terungkapnya jaringan barang haram ini sendiri setelah tim dari Unit 2 Subdit I Ditresnarkoba melakukan penyelidikan yang di pimpin langsung oleh Wakil direktur Narkoba polda sumsel AKBP Amazona Pelamonia selama 1 bulan lamanya. Barang yang dibawa Rahmad Hidayat dengan tujuan Jakarta sempat mampir ke Lampung.

Lanjut zulkarnain, Setibanya di Lampung, Dayat ini sempat menginap di salah satu hotel karena tidak boleh melanjutkan perjalanan oleh pemiliknya, Agus (DPO). Setelah dua malam di sana, Dayat diminta kembali ke Palembang dengan alasan keamanan.

“Sesampainya di Palembang, Dayat ini dijemput oleh Lukman dan diduga sempat menjual 6 paket sabu atau sekitar 3,6 Kg kepada seseorang yang masih dalam lidik. Selanjutnya pada Selasa sekitar pukul 00.30 WIB Unit 2 Subdit I melakukan penggerebekan dan berhasil menangkap Arif, Dayat dan Lukman,”ujar kapolda.

Masih dikatakan zulkarnain saat ditemui ditempat yang sama, sabu tersebut berasal dari China dan dibawa melalui Malaysia sampai akhirnya masuk melalui pantai pesisir timur Sumatera. Kemudian sabu akan diedaran mulai dari Aceh, Medan, Riau, Sumatera Selatan, Lampung dan dibawa sampai ke Jawa untuk diedarkan,”terangnya.

Lukman yang menyambut sabu tersebut dari Sumatera Utara terpaksa ditembak kedua kakinya karena melawan saat akan ditangkap. Sebagai kurir, dirinya mengaku diberi upah sebesar Rp 100 juta dan baru dibayar Rp 10 juta sebagai Down payment,”pungkasnya.  (fadel)

 

Tentang Penulis: Kompassindo Cyber Media

Gambar Gravatar
Tampang Sangar Tapi Hati Selembut Salju

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *